Baru sentilan dari senior media digital memposting di Twitter dengan kata Tizen hampir mati. Smartphone dengan OS Tizen seharusnya sudah keluar tahun ini. Tapi terlambat lagi, seakan nasibnya tidak jelas.

Berita baru menyebutkan, Tizen bukan terlambat tapi batal dirilis dan proyeknya ditangguhkan. Kasusnya seperti Bada, tapi Bada sudah melangkah lebih jauh sebelum mental oleh Android.

Intel dan Samsung sedang mengerjakan proyek baru, tapi berbasis Android. Mungkin kejadian ini bisa berbicara dengan kenyataan. Bahwa produsen hardware memang harus di hardware sebagai bidang terbaik mereka, dan bukan membuat OS software.

Tizen sebenarnya belum mati, hanya tertunda terlalu lama. Bulan Juni 2013, Samsung sudah menunjuk 50 pengembang aplikasi untuk Tizen. Dan mereka mendapat kesempatan memenangkan dana sebesar $5 juta dan pendaftaran akan ditutup 1 November 2013 nanti.  Aplikasi untuk Tizen nantinya akan dinilai, dan pemenangnya akan diumumkan Desember 2013.

Untuk game memiliki penghargaan tertinggi, satu aplikasi pemenang akan mendapatkan $200 ribu. Untuk aplikasi biasa akan mendapatkan $120 ribu. Game akan dinilai dari performa, disain dan kegunaan sampai kontrol dan input.

Tertarik menjadi programming Tizen bisa dilihat via www.tizenappchallenge.com