Foto Supermoon dari Alessandro, ini baru foto


Digital | 25 June 2013

Hari Minggu kemarin bulan lebih dekat dengan bumi. Banyak fotographer mencoba mengabadikan momen setahun sekali tersebut. Seorang fotographer Alessandro membuat foto lain dari yang lain. Bulan dibuat lebih besar.

Hari Sabtu dia sudah siap di satu gunung Santis di Switzerland. Satu hari itu dia bersiap dengan membawa camera Canon 1D X, 400mm f2.5 dan 2 teleconverter untuk menaikan zoom ke 800x. Lalu camera di setting ke ISO 400 dengan 1/250s dan bukaan lensa F8.

Posisi dia dengan bulan masih diatas bukit.



Tempat tersebut Alessandro sempat kecewa karena awan datang menutup lokasi. Mendadak awan hilang tepat pada waktunya.





Yang dibawah ini benar benar keren



Tertarik melihat haril karya lainnya



+ helvetiabynight.com

Berita terkait
Foto pesawat jet tempur Super Hornet F18 NAVY melintas tepat di depan bulan. Neiss juga mendapatkan candaan, ah ini fotoshop lagi. Dia berhasil mengabadikan pesawat yang sedang melintas begitu cepat dan tepat diabadikan di depan bulan. HItungan untuk menekan tombol camera hanya membutuhkan waktu sepersekian detik, bila terlambat maka lenyap momen yang satu ini.

Seorang produser senior untuk WWF sedang berada di Kenya. Dia bersama kru film melakukan pekerjaan dalam dokumentasi badak. Ketika pergi ke Maasai Mara taman nasional Nairobi, dia mengabadikan Greg fotografer yang salah mengambil gambar



Membekukan sebuah foto mungkin butuh kesabaran, tapi fotografer ini super sabar. 6 tahun dia menghabiskan waktu untuk sebuah foto yang sangat akurat. Alan mulai mengunjungi danau dimana dia pernah bersama kakeknya. Rata rata menghabiskan 100 hari setiap tahun, untuk menunggu sebuah burung Kingfisher tepat sebelum menyelam kedalam air. Tapi niatnya baru tercapai bertahun tahun.

Richard Silver membuat foto panorama tidak biasa. Foto panorama umumya dibuat dari sisi kiri lalu  ke kanan, atau sebaliknya. Richard membuat foto dari depan ke belakang, setidaknya sudah mengunjungi 75 negara dan 220 kota

Jumat 31 Juli 2015 akan terjadi Blue Moon, dimana bulan purnama terlihat seperti biru (semoga tampak warna biru), kejadian ini kembali terlihat tahun 2018 atau tepatnya pada bulan Januari dan Maret 2018. Disusul Januari dan Maret 2037.

Kali ini gerhana bulan paling singkat akan terjadi pada Sabtu 4 April 2015.  Gerhana dimulai pada jam 7.58AM EDT atau 11:58 GMT (waktu WIB ditambah +7). Hanya terlihat di Asia dan Australia, seperti Jepang, China dan Asia Tenggara.

Kalau sudah hobi sulit ditahan. Mike Hankey berhasil mengabadikan foto Horse nebula. Tapi gambar yang diambil dari teleskop infra-red Spitzer berbeda, bentuk Horse Nebula disana tidak tidak hitam.



Fotographer asal Rumania Maximilian Teodorecu memiliki hobi sebagai astronomi. Mengunakan teleskop 1800mm f/12 Maksutov, dia ingin mencoba kemampuan teleskopnya di akhir minggu.




No popular articles found.
< /body>