2013 Juni
Baru kemarin satu fotographer mengabadikan ISS melintas bulan. Foto terbaru dari Tiangong-1atau Chinese Space Station yang masih bergandengan dengan Shenzhou 10. Di abadikan di Selatan Perancis pada 16 Juni jam 12:14 UTC.

Mengunakan White Light Filter, Tiangong-1 sedang melintas menghalangi matahari. Bentuknya pasti hanya siluet.

Tiangong-1 lebih kecil karena hanya memiliki satu ruangan saja, dengan ukuran 10.4 meter. Digandengan dengan modul untuk astronot pulang Shenzou 10 yang panjangnya hampir sama 9,25 meter.

Gambar dibawah ini hasi crop, yang kecil berbentuk huruf H itulah Tiangong.

Si fotographer Thierry menghitung jarak Tiangong-1dengan tempatnya mengambil foto sekitar 365km. Kecepatan Tiangong-1sekitar 7,4 km perdetik atau 26,6 ribu km perjam. Thierry mengunakan teropong bintang Takahashi TOA-150 tipe reflektor, prisma Baader Herschel  dan camera Canon 6D.



Thierry pernah mengambil gambar Tiangong-1 ketika belum berawak seperti saat ini dan bergerak sendirian di tahun 2012 lalu.
Mengunakan T akahashi FSQ-106, Coronado SM90 double stack, camera IDS CMOSIS 4Mp sensor at 38 fps.

Foto asli dari Thierry

2017 Oktober
Stasiun ruang angkasa Tiangong-1 seberat 8,5 ton terus turun dan lepas kendali. Kemungkinan akan jatuh ke bumi dalam beberapa bulan mendatang.


Tiangong-1 atau nama lain sebagai Tempat Surga tersebut sudah ada di atas atmofer sejak 2011.

Menjadi simbol kemampuan ruang angkasa China.

Stasiun ruang angkasa tersebut tidak lagi digunakan, karena baru tahap percobaan.  Di tahun 2012, seorang astronot wanita Liu Yang mampir ke stasiun tersebut.

Tetapi sejak 2016, selah banyak spekulasi. China telah mengkonfirmasi stasiun tersebut lepas kontrol.
Kemungkinan jatuh ke bumi antara tahun 2017 atau 2018 atau tepatnya bisa saja jatuh paling lambat bulan April 2018.

Stasiun ruang angkasa yang jatuh ke bumi nantinya akan terbakar. Tetapi ada perkiraan beberapa komponen yang beratnya mencapai 100kg tidak akan terbakar habis, dan tetap jatuh ke permukaan bumi.

2018 Maret
Pecahan stasiun ruang angkasa yang jatuh, sebagian terbakar. Tapi sebagian menjadi potongan kecil. Badan ruang angkasa memperingkatkan, mungkin di stasiun tersebut membawa toksin dan bahan bakar Hydrazine.

Lokasi jatuhnya modul ruang angkasa percobaan pertama milik China berada di lintang 43 utara dan 43 selatan. Posisi juath dapat berada di antara China Utara, Timur Tengah, Italia Tengah, wilayah Spayol Utara, dan negara bagian Amerika, Selandia Baru, Tasmina, Amerika Selatan dan Afrika selatan. Wilayan Indonesia sejauh ini aman.

Jatuhnya puing yang diperkirakan aman, dalam sejarah jatuhnya benda buatan manusia dari ruang angkasa. Hanya 1 mengenai orang tapi tidak mengalami luka.

Jonathan astrofisikawan Harvard mengatakan pecahayan roket memang bisa jatuh dan komponen utuh jatuh ke bumi kembali.  Seperti kejadian di Peru bulan Januari.

Agak mengkhawatirkan ukuran Tiangong 1 cukup besar dan padat. Badan antariksa seharusnya mengawasi lokasi jatuhnya stasiun tersebut.

Sebelumnya pergerakan Tiangong-1 hanya bergeser turun 1,5km perminggu. Badan antariksa mulai membicarakan dimana stasiun tersebut akan jatuh, Setelah mengetahui letak dan stasiun tersebut mulai turun lebih cepat akibat gravitasi bumi, sekitar 6km ke bawah setiap minggu

Perkiraan jatuh ke bumi paling lambat awal April 2018.
Perkiraan jatuh di Michigan tenggara atau wilayah Midwest, termasuk kota Detroit dan wilayah China, Australia sampai Selandia Baru

Perkiraan dari ESA, jatuhnya Tiangong semakin rapat, antara 31 Maret - 1 April. Setelah perkiraaan akan jatuh hari Sabtu, tapi terlihat solar panel merubah posisi modul tidak lebih cepat jatuh.
Tidak dietahui tepatnya, kemungkinan 31 Maret siang atau 1 April malam hari.
Prediski waktu Indonesia sekitar tanggal 2  April jam 7 pagi (7:30pm ET) dengan rentang 7 jam sebelum dan sesudah



Garis putih adalah lintasan Tiangong kemungkinan jatuh. Titik merah menunjukan tempat atau letak kota dengan jumlah penduduk 1 juta lebih.

Tetapi peneliti mengatakan sangat sangat besar sisa sampah ruang angkasa tersebut jatuh di laut.

Dari badan antariksa China, hari Kamis 29 Maret 2018 mengatakan Tiangong 1 akan masuk ke atmofer antara Sabtu sampai Senin.
Sedangkan ESA memperkirakan dengan waktu lebih sempit antara Sabtu tengah hari dan awal Minggu sore waktu GMT (ditambahkan 7 waktu Indonesia WIB).
Ketika jatuh tidak seperti cerita film fiksi. Tapi seperti langit dengan bintang ketika pecahan stasiun tersebut mulai terbakar.
Di ketinggian 100km dari atas permukaan Bumi, komponen akan mulai terpecah. Dan mencapai 80km mulai terbakar bahkan meledak.
Sebagian pecahan akan menjadi puing lebih kecil dan turun melambat sampai jatuh ke laut.

Perkiraan ESA terlihat lewat, diperkirakan Tiangong belum jatuh pada 1 April. Entah kapan, bila melihat benda bercahaya di atas langit,  sampai 5 April 2018.. Besar kemungkinan benda tersebut adalah modul Tiangong yang jatuh kembali ke Bumi.

Esa memperkirakan paling lambat 2 April 2018
Center for Orbital and Reentry Debris Studies memperkirakan sampai tanggal 5 April 2018

Informasi terakhir.
South Korea National Space Situational Awarenes Org memperkirakan lebih ketat.
Kemungkinan jatuh hari Minggu malam 8:12 GMT (Senin pagi 3:12AM WIB) -  Senin 4:12am (11AM WIB)
Lokasi jatuh di darat antar Spanyol, Italia, Perancis, Portugal. Bila tidak jatuh ke darat, puing akan jatuh di sekitar Selandia Baru, Tasmania, Kuba, Amerika Utara.

Joint Space Operations Center at Vandenberg Air Force Base
Tiaogong 1 telah memasuki atmofer bumi dan jatuh di dekat Tahiti sekitar jam 5:16PM hari Minggu.



Layanan Tracking dapat dilihat via www.satview.org/?sat_id=37820U

Stasiun ruang angkasa yang jatuh ini bukan pertama kali terjadi.
Sekitar 6000 sampah ruang angkasa dengan ukuran besar jatuh ke bumi selama 60 tahun terakhir. Dan tidak melukai orang.


Tahun 1991 Soviet Union yang mengirim Salyut 7 seberat 20 ton jatuh ke bumi. Sedangkan bagian lain seberat 20 ton ruang modul Cosmos 1686 jatuh melintas di Argentina.
Nasa dengan Skylab seberat 77 ton juga jatuh di tahun 1979. Beberapa komponen jatuh menghantam bumi di luar kota Perth Australia.