Duduk di meja sepanjang hari dan tidak melakukan kegiatan akan melebarkan pingang anda kata studi dari asisten administrasi. Tapi itu bukan satu satunya seseorang menjadi kegemukan di tempat kerja.

Hampir 70% mendapatkan tambahan berat badan karena tempat bekerja. Sebagian besar adalah kalangan profesional. Menurut CareerBuilder menunjukan pekerja yang mendapatkan tambahan berat badan termasuk guru, insinyur, perawat, asisten dokter, manajer IT sampai pengawas jaringan computer.

Dari hasil jajak pendapat, sekitar 59% mengalami kenaikan 10kg, 30% mengatakan malah lebih dari 20kg. Hanya 16% yang mengatakan mengalami penurunan berat badan.
Rosemary dari CareerBuilder mengatakan alasan mengapa orang bisa menjadi gemuk ditempat kerja. Biasanya berasal dari kombinasi kebiasaan makan yang buruk dan tidak mampu berolahraga karena terlalu sibuk.

2/5 pekerja tidak berolahraga teratur, 1 dari 10 malah tidak berolahraga sama sekali. Pola makan kuarng baik menjadi salah satu penyumbang lemak dan beart badan. Hampir separuh karyawan yang ditanyakan selalu makan diluar dan bukan membawa makan siang sendiri. Belum lagi 70% karyawan suka cemilan di tempat kerja.

Tip untuk mengurangi berat badan dari Rosemary dari CareerBuilder.
Mengambil waktu jalan jalan. Bisa mengunakan bus, kendaraan umum dan berhenti di satu stasiun lebih jauh. Gunanya, agar sempat berjalan sampai ke tempat kerja. Ide yang menarik untuk meluangkan waktu berjalan ke kantor dengan jarak dekat.
Mengambil tangga dibanding mengunakan eskalator atau lift. Atau sebaiknya jalan ke tempat rekan lain dibanding mengirim email. Kuncinya tetap aktif sepanjang hari untuk mengurangi berat badan.
Ingat, minum air membantu merasa tubuh kenyang.  Tapi dapat membantu mengurangi kalori yang masuk ke tubuh dari makanan yang manis.
Paket makan siang dengan proporsi yang sehat dan mengendalikan porsi makan.
Cobalah makan buah dan sayur. Setidaknya bisa menyimpan makanan sehat di kulkas rumah atau kantor. Dibanding pergi ke toko kecil di kantor atau mesin penjual otomatis.

Survei diatas diambil dari jawaban 3.600 karyawan pekerja tetap di Amerika