Teleskop Hubble sudah 2 kali diperbaiki, untuk memperbaiki kualitas gambar dan melihat lebih detail dan lebih jauh.

Tahun 2010 lalu, Hubble menambah peralatan dengan Ultra Deep Field Infra red. Mampu melihat sampai 480 juta tahun setelah Bing Bang (terbentuknya alam semesta).

Dimasa mendatang ada satu lagi teleskop ruang angkasa. Mampu memberikan gambar kepada manusia sejauh 200 juta tahun setelah Big Bang terjadi.

Sejauh apa teleskop dimasa mendatang, bisa di lihat dibawah ini


Tentang teleskop James Webb Space, teropong ini bertugas mengambil spektrum warna dari objek diruang angkasa dengan sensor Infra Red.

Fungsinya melakukan analisa dari kandungan masing masing objek. James Webb Space Telescope nantinya dapat melihat alam semesta lebih jauh lagi. Data yang di dapat untuk menganalisa asal mulai galaksi manusia seperti saat ini.

Seperti gambar diatas ada garis dengan tulisan Year atau tahun dan tanda Redshift.

Semakin jauh dilihat maka waktu akan terlihat mundur. Manusia hanya bisa melihat benda diruang angkasa. Benda yang semakin jauh dilihat bukan hanya jaraknya yang jauh. Tapi berhubungan dengan gambar yang ditangkap.

James Webb Space Telescope memiliki cermin lebih besar dari Hubble. Ukurannya mencapai diamter 6 meter. Dirancang selama 5 tahun, sampai hari ini masih terus dilakukan test untuk memastikan teleskop nantinya bekerja dengan baik. Karena apa yang akan diteliti jauh lebih penting dibanding gambar Hubble. Diharapkan teleskop bisa bekerja selama 10 tahun untuk mencari jawaban tentang alam semesat.

Teleskop ini sudah mengalami keterlambatan untuk diluncurkan. Rencana dimulai tahun 1997 dan jadwal peluncuran 2007. Mundur sampai rencana 2013 dan baru diluncurkan pada tahun 2018. Biaya teleskop awalnya hanya 05 milyar, sekarang sudah mencapai 8,8 milyar dollar.



Kebutuhan yang besar untuk pembuatan dan pengoperasian teleskop James Webb melibatkan beberapa negara, setidaknya ada 19 negara memberikan bantuan untuk pembuatan dan pengoperasian teleskop ini. Tahun 2011, NASA yang awalnya ikut membantu pendanaan tidak lagi memberikan dana, karena  kekurangan dana dari pemerintah Amerika.

Seperti mesin waktu, bila melihat satu galaksi yang jauh sekali dapat dianalisa galaksi tersebut baru berusia 200 juta tahun.

Mengapa semakin jauh terlihat galaksi berumur lebih muda. Karena gambar yang ditangkap sudah melakukan perjalanan waktu jutaan bahkan milyaran tahun. Apa yang dilihat manusia sebenarnya bukan gambar sebenarnya, melakukan gambar di waktu lalu.

Gambar yang ditangkap hari ini adalah gambar masa lampau. Perjalanan cahaya menjadi citra yang ditangkap sensor peralatan teleskop hanyalah gambar di masa lalu. Walau disana memiliki waktu yang sama seperti waktu di bumi.

Dibawah ini daftar benda terjauh yang pernah di lihat oleh teleskop
  • Galaksi MACS J067 7015 terlihat baru berusia 1,8 miliar tahun setelah terjadi Big Bang
  • Galaksi BDF-3299 terlihat baru 800 juta tahun setelah Big Bang
  • Galaksi z8 GND-5296 terlihat baru berusia 700 juta tahun setelaah terjadi Big Bang
  • Galaksi Z8GND6296 juga terlihat antara 500-600 juta tahun setelah terjadi Big Bang, dan muncul akibat gravitasi lensa di ruang angkasa
  • Galaksi Galaksi EGZ-ZS8-1 terlihat baru berusia 670 juta tahun setelah terjadi Big Bang
  • Galaksi EGSY8p7 terlihat baru 600 juta tahun setelah Big Bang
  • Galaksi GN-Z11 terlihat baru berusia 400 juta tahun setelah Big Bang. Tercatat sebagai galaksi terjauh yang pernah dilihat (Maret 2016)

Apakah manusia mampu melihat benda paling jauh 2018

Gambar dibawah ini diabadikan oleh teleskop Hubble. Dalam program Hubble Deep UV (HDUV) Legacy Survey

Dibuat dari 2 foto berbeda, dengan cahaya ultraviolet dan inframerah, memungkinkan astronom membuat evolusi peta sejarah alam semesta.

Nasa menyebut salah satu pemandangan terbesar dari cahaya dan lahirnya bintang di alam semesta yang sangat jauh.

Setidaknya 15.000 galaksi ada pada gambar dibawah ini, dan jaraknya 11 miliar tahun lalu. Dimana semua baru terbentuk atau sekitar 80% kumpulan galaksi dalam satu bidang gambar.

Dan 12 ribu galaksi diantarannya masih sibuk, karena dalam proses pembentukan bintang.

Gambar dibawah ini 14x lebih besar dibanding foto UHD di tahun 2014.

Gambar dibawah ini tidak dapat dilihat secara visual. Membutuhkan pengamatan inframerah, karena cahaya galaksi yang sangat jauh tersebut begitu samar.

Foto galaksi 15 ribu dalam satu foto