Teleskop Kepler Misi K2


Kategori : Science | Date : 29 September 2018
Tugas Teleskop Kepler akan berakhir di tahun 2018 sampai bahan bakar terakhir
Kepler tetap beroperasi hanya ditujukan untuk pengamatan lain seperti komet, asteroid, supernova atau beberapa planet yang mungkin masih bisa di dapat.

Kepler diluncurkan tahun 2009, dan misi utamanya sudah selesai pada tahun 2012 lalu. Tapi masih difungsikan sampai sekarang

Satelit teleskop Kepler kabarnya gagal kerja pada perangkat keras. Kemungkinan penelitian dengan satelit ini akan berakhir. Satelit Kepler bertugas mengamati planet di sekitar bintang lain. Sekarang dalam posisi safe mode dan sudah dikabarkan oleh tim Kepler 15 Mei kemarin.

Para peneliti sedang menyelidiki mengapa satelit tersebut tidak mau ke posisi normal. Kabarnya ada 4 roda yang tidak mau bekerja. Bagian ini berfungsi mengarahkan satelit ke arah presisi sebuah planet.

Kerusakan terjadi karena poton dari sinar matahari terus menimpa lambung teleskop. Kerusakan pernah terjadi pada Juli tahun lalu, satu dari empat bagian roda untuk presisi teleskop tidak bekerja.

Satelit Kepler diluncurkan tahun 2009 dan sudah menganlisa 150.000 bintang. Ada 100 ekoplanet atau planet yang mungkin bisa ditinggali ditemukan oleh satelit ini dan 3 memiliki potensi paling besar.

NASA sudah memperpanjang proyek penelitian dengan teleskop Kepler tersebut sampai 2016 untuk mencari planet kembar seperti bumi. Bila satelit tersebut mengalami malfunction dan total tidak bisa digunakan lagi.

Karena presisi teleskop sangat dibutuhkan. Penelitian dengan satelit ini dipastikan akan berakhir. Dan hanya dimanfaatkan untuk pengamatan seperti mencari asteroid yang mendekati bumi.

Kepler memiliki 21 modul sensor dengan masing masing ukuran 50x25mm dengan resolusi 2200x1024pixel. Gambar yang dihasilkan mencapai 95Mpix. Berat satelit Kepler sendiri mencapai 1071 kg.

Umur satelit itu sendiri dirancang 3,5 tahun dan dapat diperpanjang kerjanya sampai 6 tahun. Beberapa tahun ini, satelit Kepler sudah mendapatkan gambar menarik tentang planet lain.






April 2016 Kepler dengan misi K2
Setelah teleskop dapat dipindah dengan daya tekanan sinar matahari, untuk menstabilkan teleskop.

Sekarang teleskop Kepler memasuki misi ke 2 dengan K2 Mission, setelah 2 tahun ketegangan para ilmuwan untuk mengeser posisi teleskop yang rusak.

Misi teleskop tetap sama mencari planet kembaran Bumi. Hanya yang diarahkan lebih jauh dari misi sebelumnya hanya sampai jarak 3000 tahun cahaya. Target baru untuk melihat sampai 20.000 tahun cahaya.

Posisi Kepler Mission terlihat pada gambar, dimana mencari transit planet. K2 Mission adalah tugas baru, untuk melihat ruang angkasa dengan microlensing

Misi K2  dimulai Juni 2014. Dan akan beroperasi sampai tahun 2017-2018.

Mencari planet panas di sekitar bintang.
Mencari planet kecil dan mengukur kepadatan, karateristik, serta potensi huni.
Melihat bintang raksasa muda
Menentukan struktur bintang dan rotasi. dan lainnya.

Pencarian meliputi, kemungkinan adanya planet yang transit, exoplanet, bintang pulsar, bintang dengan rotasi variabel, kilatan bintang, bintang biner, cluster dan lainnya.

Kepler K2 Mission

Mei 2016
Nasa mengumumkan ada 1284 exoplanet baru telah ditemukan. Menjadi penemuan paling banyak di tahun 2016. Ellen Stofan kepala sain Nasa di Washington mengatakan, penemuan ini memberi harapan kita dengan planet lain, khususnya planet dengan bintang yang mirip dengan matahari.

Total misi : Data penemuan planet mirip Bumi. Kandidat planet 4696, telah dikonfirmasi 2325 planet, planet kecil di daerah layak hidup 21 planet
Misi K2 : ditemukan 270 kandidat, telah dikonfirmasi 46 planet.

Sampai Juli 2015, terdapat 4302 potensi planet yang diobservasi. Planet dengan kemungkinan 99% cocok sekitar 1284 planet.

Tahun 2016, 9 planet memiliki potensi dengan posisi tepat untuk kehidupan.

Kepler K2 Mission

Kepler K2 Mission May 2016

Gambar besar di Google Photo

Daftar 9 planet yang masuk daftar Mei 2016 dari Kepler dengan ukuran bintang pada planet.


  1. Kepler 1638b - orbit bintang kelas Yellow G. Super Earth, 256 hari setahun,  50-87% lebih besar dari Bumi.
  2. Kepler 1606b - orbit bintang kelas Yellow G
  3. Kepler 1444b - orbit bintang kelas Yellow F
  4. Kepler 1593b - orbit bintang kelas Red A
  5. Kepler 1455b - orbit bintang kelas Red A
  6. Kepler 1410b - orbit bintang kelas Red A
  7. Kepler 560b - orbit bintang kelas Red A
  8. Kepler 705b - orbit bintang kelas Red A
  9. Kepler 1229b - orbit bintang kelas Red A

Maret 2018

Hampir satu dekade, teleskop menjelajah ruang angkasa. Mengamati adanya planet di sekitar bintang.

Terakhir ditemukan 2.245 exoplanet. Setidaknya 30 exoplanet terlihat dengan ukuran seperti bumi sampai 2x lebih besar dari Bumi.

Banyak planet yang dianalisa berada di rasi bintang Cygnus. Dimana teleskop lebih banyak menghadap ke arah rasi bitnang tersebut selama 4 tahun pada misi pertama.

Misi ke 2 atau K2 adalah perpanjangan misi teleskop Kepler. Ditemukan 479 dari daftar planet sebelumnya. Dan 307 planet belum di konfirmasi.

Kepler memasuki masa kritis. Nasa mengatakan bahana bakar Kepler mencapai titik Low, teleskop masih bekerja dalam beberapa bulan kedepan sebelum pensiun. Tim astronomi akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengumpulkan data sain, dan berusaha memaksimalkan kinerja Kepler sampai tugas terakhir.

Masalah Kepler ada di bagian pengukur tekanan gas. Kami memantai satelit teleskop tersbut sudah memberikan tanda peringatan bahan bakar rendah.

Juli 2018
Nasa mengumumkan 6 Juli 2018 misi Kepler disiapkan untuk misi ke 19. Teleskop akan ditidurkan sampai bulan 2 Agustus 2018, dan antena mengarah ke Bumi.
Sisa bahan bakar terakhir akan digunakan sampai akhirnya pensiun. Dari misi ke 18 sebelum misi berakhir, teleskop Kepler telah menemukan 2650 planet baru sejak diluncurkan
Teleskop akan diarahkan ke posisi tranmisi data terbaru, dan melanjutkan misi ke 19 sampai bahan bakar yang tersisa.

September  2018

Nasa akhirnya menidurkan teleskop Kepler. Untukm enghemat bahan bakar yang tersisa, dan peneliti dapat mengambil data ilmiah dari teleskop.
Teleskop akan ditidurkan untuk sementara waktu.

Jadwal 10 Oktober 2018, adalah waktu Kepler untuk dibangunkan kembali dan mengirim data penting ke Bumi.
Setelah data selesai dipulihkan, dengan asumsi semua berjalan lancar. Nasa akan memanfaatkan bahan bakar terakhir untuk percobaan untuk pengamatan lain.
Tahap tersebut dipastikan menjadi misi terakhir teleskop Kepler. Nasa sendiri tidak tahu pasti berapa banyak bahan bakar yang masih bertahan di teleskop.

Teleskop Gaia selesai membuat peta hampir 1,7 miliar bintang diumumkan April 2018. Observasi selama 21 bulan, mengunakan teknik paralak. Diperkirakan hanya 1 persen bintang yang ada di galaksi Bima Sakti dengan peta Zoom bintang jarak 10.000 tahun cahaya dari matahari.

Bagaimana manusia mencari planet lain seperti bumi dengan teleskop Kepler. 30 tahun lalu kita tidak tahu ada planet lain di luar tata surya. Dengan instrumen baru, astronom mencoba melihat tata surya ditemukan 4 planet yang sebelumnya hanya 3. Ditemukan lagi 44 exoplanet dari data tahun 2016

Ada 7 planet yang ditemukan tetapi hanya 3 yang layak diamati lebih lanjut. Nasa sedang mengamati 3 planet dengan ukuran yang layak dan terakhir 2 berada di tata surya Kepler 62. Kepler-62F memiliki ukuran 40% menjadi kandidat planet seperti Bumi. Dengan perhitungan sudut kemiringan planet yang mirip seperti Bumi.



Teleskop Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) hanya mencari planet pada jarak 200 tahun cahaya. Foto 200 ribu bintang pertama, yang jaraknya hanya 300 tahun cahaya dari bumi.

20 tahun berlalu, penemuan planet alien 4034 planet. Planet tersebut dinamakan Exoplanet atau planet yang mungkin di tinggali manusia. Juni 2017 ditemukan 219 exoplanet baru dan 10 diantaranya berada di posisi tepat

Bentuk lubang hitam tidak pernah bisa dilihat, karena dikelilingi oleh cahaya bintang. Tapi peneliti dapat mengetahui bila ada tanda aneh, dan memperkirakan adanya sebuah lubang hitam. Seperti apa bentuknya memang tidak bisa dipastikan. Banyak yang mengatakan sangat besar, mungkin tidak sebesar perkiraan kita.

Teropong bintang Kepler sudah dipastikan harus pensiun. Melihat jasa satelit Kepler dalam 3 tahun terakhir, update dengan video. 20 tahun lalu manusia belum tahu setiap bintang pasti ada planet yang mengikuti. 6 Oktober kemarin adalah 20 tahun dari revolusi astronomi dimana manusia pertama kali melihat planet lain di luar tata surya.



Ilmuan sering mencari planet yang cocok dengan ekosistem bumi. Kebanyakan yang dipilih adalah ukurannya. Tetapi banyak planet berukuran seperti bumi jauh dari kata cocok. Diawali dari planet Venus tentu tidak ada yang mau tinggal disana

Satu lagi planet Kepler 37b ditemukan. Tetapi ukurannya hanya sepertiga dari ukuran planet bumi, bahkan diperkirakan sedikit lebih besar dari bulan. Planet Kepler 37b memiliki jarak 210 tahun cahaya, tidak terlalu jauh kata peneliti.

Jaraknya 100.000 tahun cahaya dari bumi sebagai planet yatim paling dekat. Astronom baru mendapatkan sebuah planet nakal dan ditulis di Science.Time. Karena planet ini tidak memiliki bintang atau matahari. Biasanya susunan planet akan mengelilingi sebuah bintang yang bercahaya.

Mengunakan camera InfraRed. Hasilnya berbeda dengan tayangan biasa. Resolusi mencapai 70MB

NASA mengumumkan temuan 2 planet  planet, ukurannya mirip seperti Bumi dan lebih kecil dari penemuan sebelumnya  Kepler 22b. Kedua planet  tersebut diperkirakan memiliki ukuran seperti Bumi, 20e lebih kecil dan 20f lebih besar dari Bumi.

Mirip seperti cerita fiksi ilmiah, sebuah planet dengan jarak 200 tahun cahaya dari bumi dilaporkan memiliki 2 matahari. Dalam perhitungan, bila tinggal disana akan melihat matahari terbenam sampai 2 kali setiap hari


No popular articles found.