April 2013
Pesawat Virgin Galactic baru mencoba peluncuran dengan mesin roket. Kapal tersebut nantinya digunakan untuk turis yang ingin berlibur ke ruang angkasa. Kecepatan pesawat mencapai 1.2 mach atau kecepatan supersonic setelah dilepas dari pesawat pembawa.

Virgin Galactic didirikan oleh Sir Richer Branson, konglomerat perusahaan Virgin dari Inggris. Dia menyukai tantangan seperti dunia petualang. Sudah beberapa tahun perusahaan Virgin merancang tour yang berbeda. Untuk jalan jalan dengan penerbangan ke ruang angkasa lalu kembali lagi ke bumi.

Virgin tidak mengunakan mesin roket yang diluncurkan langsung dari bumi. Tetapi pesawat utama dibawa oleh satu pesawat lebih besar sampai ketinggian tertentu.

Pesawat pertama terbang dibawah pesawat utama WK2, dan terbang selama 45 menit sampai ketinggian 15 ribu meter. Setelah sampai diatas, pesawat kecil SS2 dilepas dari badan WK2 dan terus terbang naik untuk menguji mesin roket selama 16 detik untuk mencapai ketinggian 16,700 meter. Laporan perbangan tersebut diberitakan via Twitter Virgingalactic




April 2018
Tanggal 5 April 2018, pesawat VSS berhasil di uji coba oleh Mackay dan Mark Stucky. Mendororng kecepatan pesawat sampai kecepatan 1,87 Mach sebelum kembali turun mencapai landasan.

Pilot Mackay telah terbang sejak 1977, dan dia pensiunan dari angkatan udara kerajaan Inggris. Sekarang menangani pesawawt Virgin Atlantic.
Mac menjadi pilot penguji dengan 14 ribu jam terbang dan melakukan test lusinan pesawat.

Juli 2018
Pesawat Virgin Galactic berhasil terbang sampai ke area Mesosfer. Ketinggian tersebut adalah batas awal, menuju 110km dari target atau wilayah termosfer.


Pesawat dibawa oleh pesawat induk sampai ketinggian 14,2km diatas permukaan laut.

Dan pesawat Virgin Galactic dilepas dan mulai mengunakan mesin roket selama 42 detik untuk mencapai ketinggian 50km.

Pesawat mencapai kecepatan 2,47 mach dan berhasil mencapai rekor tertinggi yang pernah dicapai atau wilayah mesosfer. Pesawat berhasil mencapai ketinggin 52km diatas permukaan laut dari targetnya 110km diatas permukaan laut

Disana pesawat melakukan pencatatan pada sensor. Dari suhu, tekanan, kelembaban, akustik, respon panas, getaran, akselerasi dan radiasi dari ruang angkasa. Mengingat wilayah mesosfer adalah wilayah lebih dingin (-70C) dan tidak dapat dijangkau oleh pesawat jet biasa.

Target pesawat dapat mencapai titik dimana tingkat gravitasi lebih rendah, agar penumpang pesawat dapat merasakan hilangnya gravitasi di dalam pesawat.