Teleskop raksasa Thirty Meter resmi dimulai 7 Oktober 2014. Pembangunan teleskop ini akan menghabiskan dana 1,4 milliar dollar. Berada diatas gunung Mauna Kea.

Teleskop TMT bekerja sama dengan Thirty Meter Telescope International Observatory (TIO). Cermin teleskop mengunakan 492 bagian cermin kecil. Bila selesai dibangun, maka teleskop ini memberikan kekuatan 10 kali lebih besar dibanding teleskop Hubble.

Untuk membangun teleskop raksasa ini bukan masalah teknis, tapi terkendala dengan logistik termasuk pendanaan yang memakan biaya besar. TMT.

Teleskop TMT nantinya dipasang 3 spektometer berbeda, serta peralatan tambahan yang dapat dipilih sebagai proyek kedepan.

+ Thirty Meter Telescope



Untuk perbandingan teleskop TMT dibanding 2 teleskop raksasa lainnya dengan jadwal penyelesaian yang sama.
Teleskop Giant Magellan dengan cermin 24,5 meter di Chile beroperasi tahun 2020.
EELT dengan cermin 39 meter di Chile beroperasi tahun 2020
TMT 30 meter. di Hawai mulai beroperasi tahun 2020



September 2017
Pembangunan teleskop dimulai dari rencana awal pada tahun 2005, dan tahun 2009 akhirnya ditentukan lokasi palaing tepat di Hawai. Tahun 2011 sudah disetujui oleh pemerintah Hawai, tetapi di protes masyarakat adat setempat.
Tahun 2015 Makamah Agung membatalkan mandat yang sudah diberikan untuk pembangunan TMT.

Pembangunan akan dimulai tahun 2018 setelah pemerintah Hawai akhirnya memberi ijin. Sebelumnya ditentang oleh masyarakat adat, bahwa gunung disana dianggap suci.
Tetapi sebagian masyarakat mendukung pembangunan teleskop TMT di Hawai.
Teleskop TMT menelan biaya $1,4 miliar. Pemilihan tempat di gunung Mauna Kea karena disana selalu cerah, rata rata selama 300 hari setiap tahun.