Test Boeing 787 dan Airbus A380 melawan kekuatan angin sangat memukau


Stuff | 13 September 2010

Pesawat Boeing 787 si super jumbo dua tingkat harus melakukan uji mendarat sangat berat. Melawan angin yang melintas dari sisi badan pesawat, sementara badan pesawat yang begitu besar harus miring untuk mendarat.

Teknik kesulitan mendaratkan pesawat dalam kondisi Crosswind disebut sebagai batas dari kesulitan untuk mendaratkan pesawat. Boeing 787 tidak luput harus melakukan uji coba dalam kondisi tersebut dan berhasil mendarat selamat walau tekniknya sangat kasar.

Arah angin dari pesawat melintang hampir tegak lurus dengan 120 derajat dari arah moncong pesawat. Tempatnya berada di landasan pacu nomor2 dengan kecepatan angin 30 knot. Untuk melakukan kondisi tersebut, pesawat harus diuji di Keflavik. Disebutkan juga tidak ada yang pernah menjamin keberhasilan mendaratkan pesawat dalam kondisi tersebut, baik mereka yang baru belajar sampai pilot veteran mengatakan ujian itu sangat menantang.



Dibawah ini pengujian pesawat super jumbo dengan kondisi sangat ektrem untuk pendaratan.
 

 

 



Yang paling baru dual Airbus A380 take off beriringan di Sydney Airport

 

Berita terkait
Apa saja yang hilang dari kenyamanan pesawat udara. Jendela semakin kecil, tempat duduk semakin rapat. Dahulu ada penerbangan memiliki tempat tidur di semua kelas. Pesawat modern di kelas ekonomi, akan terasa lebih sempit dibanding pesawat dahulu.

Pesawat JAL batal mendarat setelah melihat sebuah mobil ada di badan landasan pesawat. Menurut pernyataan JAL , pilot mengambil keputusan untuk batal dan menaikan pesawat kembali.



Jakarta ke Bandung bukan penerbangan paling singkat. Masih ada lagi jarak penerbangan paling pendek, ada di Skotlandia. Logan Air melayani penerbangan antara 2 pulai dari pulau Westray ke Papa Westray, tapi keduanya memiliki batas air laut.

Pesawat pengangkut barang UPS jatuh di bandara Birmingham. Pesawat dengan nomor N155UP jatuh di landasan pacu 18, dan awak pesawat mengalami cidera. Pesawat A300 dikirim ke UPS pada tahun 2004, dan baru berusia 9,8 tahun.

Cerita menarik minggu ini, Quantas dengan rute Chile ke Sydney bermasalah dengan WC. Dipesawat ada 10 WC untuk penumpang, tetapi hanya 7dari 10 WC yang bisa dipakai. Sialnya ada 26 penumpang menderita diare bersamaan.

Terbang dari Los Angeles ke Frankfurt jerman. Mengunakan layanan pesawat Lufthansa di First Class dengan pesawat Boeing 747-8i. Satu tempat duduk memiliki ranjang 2 meter, termasuk power untuk laptop, layanan hiburan. Untuk makanan jangan ditanya lagi.

Saker S1 idenya berbeda, dibuat berdasarkan pesawat jet militer. Memiliki 2 tempat duduk, satu pilot dan satu lagi tempat duduk si pemiliknya. Saker S1 dapat lepas landas di panjang landasan 457 meter. Dan naik ke ketinggian 4.200 meter dalam satu menit.



Satu tentara sedang berada di pintu belakang cargo pesawat yang terbuka. Entah kenapa parasutnya terbuka, dan boom, langsung terlempar keluar pesawat.

Baterai Lithium menjadi berbahaya bila mengalami overcharger. Singkatnya atom Lihtium bisa mengkristal menjadi dentrit lalu melepaskan energi sekaligus dan reaksinya seperti melepas panas dan memperkuat reaksi lainnya. Fenomena ini disebut Thermal Runaway di dalam baterai.

Bila jatuh diatas karpet, tetap selamat tapi crack muncul di cover bodi dan tetap aman. Bagaimana kalau jatuh diatas permukaan kayu, sampai 2 meter

Produsen Corvette akan mengeluarkan model Stingray tahun depan. Corvette Stingray terbaru memiliki kekuatan mesin 6.2L V8 dengan tenaga 450 HP. Dari 0 ke 100km perjam hanya membutuhkan waktu 4 detik.

Hanya 32 unit saja yang pernah dibuat untuk pesawat mata mata militer, 12 lainnya hilang atau rusak.

Seorang pria tidak memiliki rumah atau bisa dibilang miskin bukan berarti gaptek. 2 foto ini menceritakan bagaimana mereka yang miskin mampu mengunakan teknologi




No popular articles found.