Alat Skimming baru mulai mengunakan teknik berbeda. Kait dipasang di lubang keluarnya uang


Security | 2 April 2013

Kejahatan alat Skimming sempat muncul beberapa tahun ini, mengunakan alat reader untuk menduplikasi kartu dan mengintip kode password. Walau semakin canggih, mesin ATM bukan menjadi target utama alat Skimming. Penjahat mulai merambah ke peralatan terminal pembayaran dan mesin tiket elektronik.



Pihak keamanan Eropa mengungkap mesin point of sale (POS) menjadi serangan alat Skimming. Dilaporkan sudah 5 negara menemukan peralatan Skimming di mesin tiket tranportasi dan mesin otomatis parkir.

Dari East mengatakan peralatan tersebut dengan perangkat Bluetooth untuk mentranfer data kartu curian dan rincian PIN ke penjahat. Mungkin sekarang saatnya kita harus waspada, tinggal menunggu waktu apakah alat Skimming baru tersebut akan ada di Indonesia.

Sejauh ini peralatan Skimming banyak ditemukan di Amerika, Dominika, Brasil, Meksiko, Peru dan Thailand.  Salah satunya adalah perangkat ATM yang langsung di tanam di bodi depan mesin. Pin yang di masukan akan direkam langsung tanpa memerlukan camera.




Mengapa penjahat tidak lagi menargetkan peralatan seperti ATM. Kartu modern sudah dilengkapi dengan chip dan pin untuk keamanan. Sehingga semakin sulit untuk di duplikasi.

Satu alat disebut Cash Claw atau cakar uang kas. Sengaja dimasukan ke dalam mesin agar uang tidak bisa keluar. Baru ditemukan 31 Maret 2013 kemarin. Digunakan untuk mencuri uang dari ATM



Berita terkait
krebsonsecurity.com/2013/03/cash-claws-fake-fascias-tampered-tickets
Salah satu veteran pencuri adalah Wilfred Rose, menceritakan mengapa banyak orang pintar tertarik membobol mesin ATM. Model terbaru langsung dibobol ke sistem jaringan.

Alat skimmer baru semakin canggih, camea di pasang pada tutup pengaman ditemukan di Bali (Maret 2016). Sekarang penjahat mengunakan bateri tahan lama di perangkat, bahkan mereka tidak perlu kembali mengambil data. Karena data yang dicuri dikirim ke ponsel mereka.



Alat Skimming semakin sulit dibedakan bila ditempel di mesin otomatis seperti ATM. Penjahat mengunakan pinter 3D untuk menduplikasi badan plastik dan tombol pin. Termasuk alat untuk merekam nomor pin dengan camera sangat kecil

Hati hati kalau jalan jalan di Rusia. Terkadang membawa camera besar dengan lensa bagus untuk mengabadikan pemandangan selama perjalanan. Tapi hati hati bila camera sudah di incar oleh copet di Rusia. Mereka tidak hanya mengincar dompet atau isi di tas.

Ingin lingkungan lebih aman, bisa ditabung dari sekarang dengan menanam pohon. Sebuah studi di Philadelphia memiliki  lingkungan yang hijau memiliki tingkat kejahatan lebih rendah. Peneliti menganalisa dari tingkat kejahatan seak 2005 di seluruh kota

Dari WSJ melaporkan pencuri mencoba membobol mesin ATM. Tidak seperti biasa membawa dengan mencuri seluruh mesin dan membuka ditempat lain. Kali ini dengan meledakan. Jenius atau gagal.

Seorang pria mencuri iPhone seorang wanita. Lalu dia mengambil foto dirinya sedang menikmati marijuana. Dasar maling tidak mengerti teknologi iPhone, wajahnya muncul ke Facebook pemilik iPhone.




No popular articles found.