Hitachi Maxell kembangkan baterai Lithium, 60% kapasitas lebih banyak tapi bentuk sama


Green | 2 April 2013

Perangkat elektronik seperti gadget semakin boros baterai, sampai model smartphone dan tablet membutuhkan baterai 3000mAh. 2 perusahaan Hitachi Maxell mengembangkan baterai dengan kapasitas 60% lebih besar, tetapi ukurannya sama.

Misalnya kapasitas 2000mAh buatan Hitachi Maxell akan setara kemampuannya seperti baterai Lithium 3200mAh saat ini. Baterai Hitachi Maxell memiliki kerapatan lebih banyak, sampai 60%. Teknologi baru pada baterai kan memonitor pergerakan ion di dalam baterai secara realtime. Tujuannya untuk memastikan apakah reaksi arus tidak terjadi stagnan. Selain kapasitas lebih besar, Hitachi Maxell mengatakan umur baterai mereka lebih lama.

Dibawh ini disain baterai lithium dari Hitachi Maxell



Berita terkait
Baterai lithium memiliki masalah bila bekerja di suhu terlalu dingin atau panas. Baterai akan drop mencapai 30% dari kapasitas aslinya dan baterai akan cepat habis bila dipakai pada suhu ekstrim. Panasonic kembali mengeluarkan baterai NiCa yang tahan dingin.

Libya memiliki perntungan berbeda, bila negara tersebut mau memasang solar cell dan turbin angin di 0,1 luas daratan saja yang mereka miliki. Maka energi tidak perlu dihasilkan dari bahan bakar biasa dan mencukupi bagi penduduk



Pria bisa meminum 3 liter air atau setara 13 cangkir, Wanita sekitar 2,2 liter atau 9 gelas perhari. Tetapi dalam kondisi tertentu seperti panas, olahraga, bisa menambah jumlah minum yang dibutuhkan. Patokan kebutuhan air adalah rasa haus.

Sony membuat baterai power bank tipe Sony ESSP-3005/18P. Memiliki kekuatan 6 kWh, materaial Lithium iron. Daya tahan baterai Sony ESSP-3005/18P memiliki kinerja 10 tahun (dengan pengisian dan pemakaian 1x setiap hari)




No popular articles found.
< /body>