Matahari dalam bahasa Inggris disebut Sun.

Matahari atau Sun, matahari adalah sebuah bintang.

Seperti cahaya bintang yang terlihat dimalam hari. Sun atau matahari adalah salah satu bintang dari bintang yang ada di galaksi kita.

Bintang adalah satu satunya benda yang mengeluarkan cahaya di alam semesta dan dapat dilihat langsung secara visual.

Bintang adalah benda dengan dominasi gas, yang terkonsentrasi.

Bentuk galaksi baik galaksi sprial atau elips, terlihat karena cahaya bintang. Jumlahnya bisa mencapai miliaran bintang di sebuah galaksi.

Seperti gambar dibawah ini mengamati bintang ditempat yang sama.
  • Pertama cahaya bintang yang terlihat pada malam hari ketika langit cerah, jumlahnya mencapai puluhan.
  • Kedua cahaya bintang ketika diamati lebih lama, jumlahnya dapat mencapai ratusan, walau dilihat pada tempat yang sama
  • Ketika cahaya bintang dapat mencapai ribuan, bahkan dapat melihat bagian tengah galaksi. Bila mengunakan camera dan menangkap cahaya lebih banyak. Atau kita berada di tempat terpencil yang jauh dari polusi cahaya buatan manusia.

Click gambar untuk memperjelas.

Jumlah bintang yang dapat dilihat

Pada malam hari selain planet yang memantulkan cahaya matahari di sekitar tata surya dan bulan, cahaya lain yang dapat dilihat dengan mata langsung berasal dari cahaya bintang.

Matahari adalah benda sangat besar, terbentuk dari volume gas luar biasa besarnya dan terbakar sehingga mengeluarkan cahaya. Cahaya dihasilkan dari keseimbangan di inti bintang (matahari) dengan tekanan di sisi luar.. Di dalam bintang terbentuk thermo nuklir akibat tekanan diluar dan dari dalam.

Jangan membayangkan gas seperti kompor gas dirumah, atau gas di kapal tanker. Disini kita berbicara ruang angkasa, dimana kita perlu membayangkan benda yang sangat besar yang sukar dibayangkan volumenya.

Ukuran matahari sangat besar, dapat memasukan massa 1,3 juta planet bumi untuk membentuk ukuran matahari.

Di malam hari, beberapa planet terlihat bercahaya, karena planet memang memantulkan cahaya matahari. Tetapi puluhan bahkan ratusan titik cahaya lainnya berasal dari cahaya bintang seperti matahari kita. Bila berada di daerah pinggiran kota bahkan hutan, maka jumlah titik cahaya bintang akan tampak sangat banyak.

Bintang seperti matahari kita adalah benda yang memiliki unsur gas hidrogen terbesar serta kandungan gas helium lebih kecil. Demikian juga bintang lainnya.

Gas hidrogen adalah gas paling banyak di alam semesta. Menjadi isi sebuah bintang, termasuk sumbar gas awal terbesar yang ada di alam semesta ini. Sedangkan materi padat lebih sedikit di dalam bintang.
Kita tahu ketika alam semesta terbentuk berasal dari 2 jenis materi gas saja. Yaitu gas Helium He dan Hidrogen He. Kedua bahan ini yang juga membentuk bahan lain. Dapat dilihat dari tabel Elemen materi kimia yang pernah di teliti di Bumi..

Sisa sampah pembakaran bintang membentuk banyak materi, seperti batuan, lithium, hidrogen, oksigen dan lainnya.

Berbeda dengan planet, umumnya berisi batuan padat dengan unsur gasnya lebih sedikit.
  • Planet di bagi menjadi dua jenis, planet berbatu seperti Bumi , Mars atau Merkurius serta Venus dan Pluto, dengan volume gas lebih sedikit bahkan sangat tipis.
  • Planet gas dengan ukuran besar seperti Jupiter, Saturnus, Neptunus dan Uranus memiliki volume gas (atmofer lebih banyak) sangat banyak yang  menutup permukaan luar planet sedangkan bagian intinya adalah batuan. Planet gas rata rata memiliki ukuran planet bongsor, karena gas yang menutup permukaan planet lebih dominan.
  • Bintang seperti matahari lebih banyak kandungan gas dibanding batuan.

Daur ulang bintang

Bintang yang ada saat ini adalah hasil daur ulang dari bintang sebelumnya yang meledak. Dan planet yang kita tinggali merupakan hasil daur ulang bintang.
Manusia ada karena aktivitas bintang. Bukan karena cahayanya, tapi unsur di dalam tubuh manusia seperti tulang atau air berasal dari aktivitas bintang.
Air memiliki atom H2O artinya 2 Helium dan 1 Oksigen. Hidrogen berasal dari sumber asal mula gas pertama, dan Oksigen adalah proses atom yang berasal dari pecahan Helium elemen pertama
Fosfor, kalsium dan lainnya adalah hasil daur ulang bintang generasi sebelumnya.
Matahari kita adalah bintang dari generasi ke sekian. Ketika alam semesta terbentuk, bintang hanya memiliki unsur Hidrogen. Panas dari bintang membentuk materi alam lainnya.

Ketika bintang meledak menghasilkan elemen lain, misalnya debu dan gas. Debu menjadi batuan dan membesar menjadi asteroid, lalu menjadi planet berbatu. Gas sebagian besar menjadi planet gas seperti Jupiter, dan menjadi gas sebagai atmofer bumi dimana oksigen menjadi lapisan paling atas dari permukaan Bumi.

Awal alam semesta berasal dari 2 elemen yaitu Hidrogen dan Helium, lihat kembali di Tabel Elemen
Gas dengan simbol H adalah Hidrogen dan He adalah Helium. Menjadi materi atau elemen pertama. Dari 2 gas tersebut terbentuk elemen lain seperti Li - Lithium, O - Oksigen, C-Carbon.

Beberapa elemen dihasilkan dari sesuatu kejadian yang luar biasa. Li atau Lithium atau bahan yang kita pakai untuk baterai smartphone. Terbentuk dari hasil dari radiasi kosmik (yang menyeramkan). Carbon menjadi gas CO (gabungan Karbon dan Oksigen) akibat dari pembakaran panas bintang.

Bintang mengeluarkan cahaya, secara umum memiliki letak di tengah sebuah tata surya. Dan planet planet yang mengelilingi bintang.

Karena gravitasi di ruang angkasa, maka gas yang terkumpul membentuk bulatan. Gas luar menekan ke dalam dan bagian dalam yang panas menekan keatas lalu panas di dalam bintang membuat cahaya.

Di dalam inti bintang sangat panas dan menyala, cahaya dari dalam menyebar ke arah luar. Panas sebuah bintang hanya sampai di lapisan kulit luar, tidak terlalu panas setelah terlepas ke ruang hampa. Tetapi permukaan bintang dapat memunculkan korona, kadang keluar dari bintang dan amat sangat panas. Melepaskan gelombang elektromagnetik atau dikenal dengan badai surya / badai matahari
Satu lagi adalah Flare atau kilat matahari. Biasanya muncul ketika bintang seperti matahari memasuki siklus tahunan

Baca juga tentang Bintang Matahari adalah Gas Raksasa yang membakar Hidrogen

Berapa panas di dalam inti bintang. Disana adalah mesin nuklir alami sama sepeti sebuah reaktor nuklir pembangkit listrik di Bumi. Hanya saja ukurannya reaktor nuklir di matahari ,, yah begitulah, seperti pembangkit nuklir super raksasa.

Kita bisa membayangkan panas dari inti reaktor pembangkit nuklir, mencapai jutaan derajat Celcius. Sama saja, tapi ini skala gas matahari yang berada di ruang hampa terkumpul, dan gas dari sisi luar memberikan tekanan ke bagian tengah secara terus menerus dan menghasilkan thermo nuklir di inti matahari.
 
Bintang secara umum menjadi sebuah pusat tata surya (solar system) dan dikelilingi oleh beberapa planet. Bintang terbentuk lebih dahulu dibanding planet yang mengorbit di sekitarnya. Di satu tata surya kadang ditemukan 2 bintang 3 bintang, bahkan 4 bintang. Ada yang biner, atau ada yang satu bintang biner yang di kelilingi oleh bintang lain yang mengorbit.

Bagaimana dengan galaksi, yang ini jauh lebih besar.. Galaksi menjadi rumah dari jutaan sampai miliaran bintang dan semuanya mengililingi titik tengah galaksi. Termasuk planet yang mengelilingi bintang. Karena di setiap bintang dipastikan ada beberapa planet yang mengorbit.

Berbeda dengan tata surya, dimana intinya adalah bintang. Ditengah galaksi ada titik tengah yang disebut lubang hitam (Black Hole), menjadi benda terbesar yang lebih dahulu ada sebelum semuanya terbentuk
Dan bentuknya nyata berada tepat tengah sebuah galaksi. Dengan kata lain, di tengah sebuah galaksi bukan benda seperti bintang yang bercahaya. Tapi terdapat sebuah bola padat yang begitu besar dengan gravitasi sangat kuat.

Begitu padatnya sampai mampu mengerakan seluruh bintang yang mengelilinginya. Ukuran Black Hole belum diketahui, termasuk kepadatan disana. Sejauh ini para ilmuwan belum dapat melihat seperti apa bentuk Black Hole.

Bila dilihat mundur dari sebuah galaksi
  • Di sebuah galaksi, dipastikan memiliki ukuran lubang hitam (black hole) sebagai benda berbentuk bola yang besarnya luar biasa, sangat padat dengan gravitasi sangat kuat.
  • Disusul miliaran bintang atau benda kedua terbesar di galaksi.
  • Terakhir planet sebagai benda bulat dengan ukuran terbesar, lalu satelit sebuah planet kecil mengelilingi planet lain atau lebih umum disebut bulan
  • Sisanya adalah asteroid, komet, yang mengambang bebas dalam ukuran lebih kecil, sisa batuan lebih kecil, sampai sisa gas yang belum membentuk bintang. Sisa gas disebut sebagai nebula, atau gas dari bintang yang meledak, dan benda lain seperti bintang Neutron ada di dalam sebuah galaksi.
Penjelasan lebih lanjut dari sebuah tata surya.

Disini perbedaan dengan bintang atau matahari kita.
Jumlah gas di sebuah bintang memiliki masa jauh...jauh lebih besar berbanding inti padatnya. Gas di bintang setiap hari terbakar dalam miliaran tahun. Panas bintang memberikan kehidupan seperti di Bumi, tapi membuat panas di planet lain seperti Venus dan Merkurius, dan tidak memberikan panas yang cukup untuk planet Mars, bahkan planet Pluto yang sangat jauh menjadi membeku.

Planet memiliki inti dari batuan cair, tetapi berada di dalam perut planet. Terkadang keluar menjadi lava gunung berapi.
Sedangkan bintang dengan bagian di intinya terus membara dari dalam sampai ke bagian luar yang membentuk cahaya seperti cahaya matahari. Usia sebuah bintang umumnya akan aktif dan bercahaya dalam jutaan bahkan mencapai miliaran tahun.
Tapi semakin besar bintang, semakin besar kekuatan membakar gas. Membuat usia bintang ukuran raksasa lebih pendek (singkat) dibanding usia bintang berukuran kecil. Bintang raksasa akan lebih cepat dan lebih banyak membakar hidrogen.

Karena berada di ruang hampa, gas tersebut terkumpul di dalam bintang dan tidak bisa lari keluar. Gas akan terkumpul menjadi bulatan seperti bola api raksasa. Sama seperti air yang berada di ruang angkasa, bentuknya akan bulat seperti bola, karena tidak ada gravitasi disekitar yang lebih besar dari benda itu sendiri.


Seberapa besar bintang lain di alam semesta dibanding Matahari.
Matahari yang terlihat besar di bumi, sebenarnya tidak lebih dari ukuran titik jarum dari bintang terbesar yang pernah ditemukan di galaksi kita Bima Sakti.
Matahari terlihat besar dari bumi, tapi  ukurannya relatif kecil dan masuk ukuran rata rata sama seperti bintang lain tipe G.
Bila matahari berukuran kecil, lalu sebesar apa bintang yang pernah ditemukan oleh manusia di galaksi kita sendiri.

Kita hitung ukuran diameter Matahari adalah 1,39 juta km dan membentang dengan lebar 109x lebih besar dari planet Bumi. Bukan panjang lingkaran tapi ukuran lebar bumi berbanding matahari. Karena Bumi hanya memiliki lebar 12,750 km, dibutuhkan 1,3 juta bumi untuk membentuk ukuran seperti matahari.

Ukuran bintang Matahari dibanding Planet Bumi


Bintang matahari berbanding bintang lain
Dibawah ini adalah perbandingan ukuran sebuah bintang. Ukuran matahari hanya sebesar ujung jarum bila dibanding bintang raksasa terbesar lain. Benar benar sebesar ujung jarum pada gambar dibawah ini. Dan bintang terbesar yang dapat di teliti dibawah ini adalah bintang Antares yang disebut sebagai raksasa merah. Dalam perbandingan, hampir seukuran bola sepak dibanding matahari yang ukuran sebutir batu kerikil pada skala gambar dibawah.

Pada gambar dibawah ini, perbandingan ukuran matahari bukan pada gambar 2 titik berwarna kuning dan biru, tapi berada di sisi sebelah ke 2 titik itu dan nyaris tidak terlihat itulah matahari kita. Click gambar untuk melihat bentuk matahari, kita akan berdecak kagum betapa kecilnya matahari. Apalagi planet Bumi.

Super Red Giant

Dalam gambar, di sisi kiri terdapat 2 bintang kembar disebut bintang Albireo. Yang paling ujung kiri sekali (tanda panah) dalam bentuk sebuah titik itulah ukuran matahari. Tidak masuk akal-kan, tapi ini kenyataannya di dunia kosmos. Di dunia antariksa banyak penemuan yang tidak biasa seperti ini, bahkan lebih mengerikan untuk ukuran sebuah bintang super raksasa.

Bintang Antares terlihat kecil dari bumi tapi disana adalah raksasa merah yang membara, bahkan tidak terbayang ukurannya seperti apa. Demikian sebuah cahaya kecil terlihat dari bumi layaknya bintang kecil seukuran planet, tapi disana si bintang memiliki ukurannya sangat dasyat, Bahkan dapat mencapai lebar antara matahari ke Bumi

Bintang Antares disebut bintang super raksasa merah atau Super Red Giant Star. Ukurannya 883 kali radius dari matahari. Letak bintang Antares jauh sekali dari bumi, sekitar 550 tahun cahaya dari Bumi. Memiliki kekuatan cahaya 10.000x dari terang dibanding matahari.

Bintang Antares memiliki bintang kembar yang disebut Antares B tapi ukurannya lebih kecil. Bintang kembarannya agak sulit terlihat karena terhalang cahaya raksasa Antares yang lebih besar. Bintang Antares masuk 4 bintang besar dan bintang paling terang setelah bintang Spica, Regulus dan Aldebaran yang dapat terlihat di bumi. Tapi ukuran nomor sebagai bintang paling terang hanya dalam skala bila dilihat dari Bumi dan bukan ukuran sebenarnya disana.

Lalu seperti apa ukuran bintang Antares, dan sebesar apa luas bintang yang lebih besar dari Matahari tersebut