Maret 2018
Journal of Pediatric Infectious Diseases Society, rumah sakit memberikan antibiotik berlebihan ke pada anak anak (di Amerika)
Dampaknya cukup mengkhawatirkan bagi penyakit di masa depan.

Mengunakan obat antibiotik berlebihan tidak membantu anak anda kata peneliti. Tetapi lebih mempercepat bakteri resisten dengan antibiotik, dan terhadap obat.
Dari 6818 anak yang dirawat inap, 226 di rumah sakit anak dari 41 negara bagian. Total 11,899 resep untuk antibiotik.
28,6$ diantaranya mengunakan Profilaksis, yang menurut dokter terlalu banyak kata penulis studi Markus Hufnagel.

Mengapa peneliti mengatakan hal ini penting. 2 juta orang Amerika pergi ke dokter setiap tahun, karena resistensi antibiotik.
"Mudah-mudahan, hasil penelitian kami akan membantu meningkatkan kesadaran di kalangan profesional kesehatan tentang pemberian resep antibiotik yang tepat pada anak-anak.”

2013


Anda tidak butuh pemeriksaan MRI untuk nyeri di punggung bawah. Anda tidak perlu antibiotik untuk infeksi sinus. Anda tidak perlu melakukan screening untuk osteoporosis bila masih dibawah 65 tahun.

Jutaan orang Amerika semakin menyadari untuk perawatan kesehatan. Terkadang pemeriksaan terlalu berlebihan dan tidak perlu kata Dr Christine Cassel dari presiden dan CEO yayasan ABIM.

17 group papan atas untuk kesehatan merilis daftar pemeriksaan yang perlu dipertanyakan.

Antibiotik untuk infeksi sinus. 80% pasien menderita sinusitis diakibatkan virus. Antibiotik tidak berpengaruh untuk penyakit ini. Antibiotik tidak dapat menyembuhkan pilek dan flu. antibiotik hanya mengobati infeksi bakteri. Sedangkan pilek dan flu disebabkan virus. Dampaknya bila minum antibiotik yang tidak diperlukan, dapat memperkebal daya tahan bakteri di dalam tubuh. Dampak lain malah membunuh bakteri berguna di dalam usus manusia.

Di suruh melakukan Xray, CT scan atau MRI.
Tes Pap rutin setiap tahun belum tentu dibutuhkan bagi wanita. Bila anda sudah berusia diatas 30 tahun atau masih dibawah 20 tahun, hanya membutuhkan pemeriksaan 1 kali setiap 3 tahun. Kecuali adalah masalah yang tidak normal. Wanita dibawah 21 tahun sangat tidak mungkin memiliki kanker servik.

Pemeriksaan DEXA atau dual-energy X-ray bagi wanita dibawah 65 tahun atau pria dibawah 70 tahun tidak diperlukan untuk memeriksa osteoporis. Kecuali ada kecurigaan terjadinya keropos tulang.

EEG
Elektroensefalografi untuk pasien yang mengalami sakit kepala berulang. Tidak ada bukti memberikan manfaat.

Daftar lengkap bisa dilihat langsung via www.choosingwisely.org/doctor-patient-lists/

Benar atau tidak informasi diatas, dapat ditanyakan ke bagian medis.