Xiaomi Mi vs Redmi vs Poco vs CC nama beda mungkin model sama


Shortstory | 9 October 2020


Redmi dapat menjadi model Poco (Oktober 2020)

Beberapa model smartphone Redmi di rebrand atau smartphone dengan model yang sama tapi dua nama.

Nama Poco di tahun 2020 setidaknya sudah tampil beberapa model. Poco F2 Pro, Poco M2 Pro, Poco M2, Poco X3 dan Poco C3 dengan harga paling terjangkau alias murah.
Semua model tidak dibuat dari awal seperti Redmi Mi, tapi hanya berganti nama dari Redmi ke Poco.
Pasar berbeda model sama, di China dikenal dengan Redmi, dan di beberapa negara dapat mengunakan 2 nama dengan model yang sama dan berganti menjadi Poco.

Alasan nama Poco.
Brand Poco masih baru, sama seperti Oneplus diturunkan dari Oppo, serta merek Realme dari model Oppo yang dijual lebih murah.

Jadi jangan heran bila ada 2 nama di Poco dan Redmi.
Keduanya memiliki spesifikasi yang sama hanya berganti nama. Perbedaan pada tanggal rilis ketika Redmi lebih dahulu tampil, baru diberikan nama Poco.
Poco X2 adalah rebrand Redmi K30
Poco M2 Pro mirip Redmi Note 9 Pro
Poco M2 rebrand Redmi 9
Poco C3 juga rebrand dari Redmi 9C.

Xiaomi Redmi (Januari 2019)

Nama Xiaomi sebagai produsen berbagai perangkat elektronik akan dipisah. Redmi menjadi merek yang berdiri sendiri.

Seperti Huawei memiliki divisi smartphone Honor, Atau Oppo yang memiliki divisi smartphone merek berbeda Oneplus. Atau Realme dibawah naungan grup BBK bersama Oppo dan Vivo

Produsen Xiaomi sebelumnya hanya mengincar pasar smartphone murah dan kelas menengah saja. Dimana pasar smartphone kelas tersebut sebagai penjualan terbesar.




Xiaomi Mi vs Redmi perbedaan

Nama merek Redmi resmi mulai dipisahpada 10 Januari 2019.

Xiaomi Poco Phone (Januari 2020)

Pertama tampil di tahun 2018. Produk khusus untuk negara berkembang, model yang ditawarkan dengan harga lebih terjangkau tapi dengan hardware high end.

Walau perbedaan model high end, awalnya Pocophone dibuat lebih terbatas.
Agar tidak saling menganggu pasar smartphone Xiaomi sendiri, dan menandingi disain model Mi high end, beberapa fitur tidak ada di model Poco.

Januari 2020 resmiPoco diumumkan untuk model high end dan smartphone khusus.
Perubahan model kali ini berbeda dibanding rencana Xiaomi sebelumnya.
Untuk memisahkan model MI dan Redmi di kelas smartphone menengah dan pemula.

Merek Poco khusus untuk model high end, untuk bersaing dengan custom smartphone sekelas Samsung dan Oneplus, juga terpisah dari divisi Poco berdiri sendiri.
Poco kabarnya akan membuat beberapa aksesoris smartphone.
Beberapa model Poco memang sama dengan model Redmi.


Xiaomi Mi Pocophone perbedaan

Xiaomi Mi dan Redmi

Ditujukan untuk segmen kelas menengah. Tapi Redmi membawa nama perangkat dengan harga budget dengan spesifikasi hardware tinggi.
Redmi tidak lagi membawa nama Xiaomi seperti sebelumnya disebutkan dengan Xiaomi Redmi.
Nama Mi adalah merek smartphone di kelas menengah keatas. Dan Redmi untuk model dibawahnya Mi. Apa benar demikian ?.
Lihat saja Redmi K20 Pro, jelas model hardware yang dipakai adalah kelas high end dengan procesor Snapdragon 855. Tapi ditawarkan dengan harga smartphone kelas menengah.

Tidak jelas apakah nama tersebut melibatkan produk elektronik lain.
Sementara TV LCD, dan perangkat rumah tangga mungkin tetap mengunakan nama Mi.


Atau divisi action camera, smartwatch, serta camera CCTV sementar masih membawa nama Mi.

Xiaomi CC (Juni 2019).

Divisi lain adalah Mi CC, yang satu ini memiliki pangsa pasar sangat jelas

Xiaomi Mi CC perbedaan

Nama CC dibawah grup Mi.
CC diartikan Chic, cool, Colorful dan Creative.

Sedangkan Xiaomi menyebut CC adalah Camera + Camera. Mengacu kepada pengaturan dua camera ponsel mendatang.

Xiaomi menyiapkan tim muda termasuk setengahnya memiliki pengetahuan di bidang seni yang tidak biasa.
CEO Lei Jun mengatakan peluncuran produk CC adalah bagian dari diferensiasi yang sudah jelas dari beberapa produk smartphone

Target pasar kalangan muda dengan trend disain dan fitur camera. Fitur tidak untuk smartphone kelas bisnis.
Tapi mengikuti kebutuhan penguna muda. Murah, fitur, disain dan apa yang dibutuhkan remaja ada disana

Berita terkait
35 tahun lalu, nama laptop Toshiba menjadi panduan industri computer portabel pertama.Tetapi di tahun 2020, Toshiba tidak lagi membuat notebook termasuk computer. Toshiba mengalihkan ke pemlikan perusahaan ke Sharp yang sudah menjadi pemilik divisi computer Toshiba sejak tahun 2018.

Bekerja dalam satu tim dirumah sekarang hal biasa selama pandemi. Bila satu tim mereka berada 200 juta km dari Bumi bagaimana mengaturnya. Tim Nasa yang mengendalikan robot Curiosity harus bekerja di rumah. Tidak masalah, robot tetap menjelajah planet Mars, dan tim bisa saling berkomunikasi dengan internet.



Fotografer ambasador Nikon Charmi membeli 4 memory Sandisk Extreme 128GB SDXC tetapi semuanya palsu. Diketahui ketika digunakan, memory menghentikan proses camera. Diamati memory SD card sangat mirip, seperti bagian label. Hanya satu yang tertinggal, dan luput oleh pemalsu yang dapat dikenali.

Google melepas divisi satelit ke perusahaan Planet Labs berbasis di California. Apakah berdampak dengan layanan peta navigasi, Google Maps dan Google Earth

Seorang pelajar baru berusia 15 tahun. Telah menemukan sebuah kota kuno Maya yang hilang. Hasilnya tepat, tinggal menunggu pembuktian apakah kota itu memang ada. Bahkan ahli arkeologi sudah melupakan keberadaan adaanya kota tersebut.

Pasien yang sekarat membutuhkan peralatan ECMO, tapi mesin tersebut jaraknya 450km di rumah sakit terdekat. Tanpa mesin pendukung tersebut dipastikan pasien akan meninggal. Bagaimana tim medis mengirim peralatan medis dengan jet tempur, hanya 25 menit sampai




No popular articles found.