Toshiba keluar dari industri computer berganti ke Sharp Dynabook


Shortstory | 9 August 2020

Tahun 2019, unit pabrik memory Toshiba berganti nama menjadi Kioxia.

Tahun 2020, setelah 35 tahun membuat computer. Toshiba menjual divisi unit computer ke Sharp.

Setelah 35 tahun berkecimpung dalam bisnis notebook dan computer, perusahaan elektronik konsumen Jepang Toshiba telah memutuskan untuk keluar dari industri PC.

Menurut siaran pers dari perusahaan, telah menjual sisa 19,9 persen saham yang dimilikinya dalam bisnis laptop ke Sharp.
Sharp juga memiliki industri panel LCD canggih yang disebut panel Igzo.

Sharp sebelumnya telah memiliki kepemilikan 80,1 persen pada tahun 2018 dengan harga $ 36 juta USD.

Sejak saat itu, anak perusahaan pembuat PC Toshiba beroperasi dengan nama baru bernama Dynabook.
Sisa saham Toshiba dijual sebagai bagian dari perjanjian jual beli saham yang ditandatangani pada 2018.

Toshiba keluar dari industri computer

Toshiba meluncurkan laptop pertama yang kompatibel dengan IBM pada tahun 1985.

Dijuluki T1100, laptop ini dengan cepat menjadi standar untuk industri laptop pada saat itu, memelopori inovasi computer portabel dengan fitur-fitur seperti baterai internal yang dapat diisi, layar LCD, drive floppy disk 3,5 inci, dan kompatibilitas dengan komputer IBM.



Sebagai bagian dari teknologi mutakhir lebih dari tiga dekade lalu, laptop diawali dengan RAM 256 KB, layar LCD monochrome dengan resolusi 640 × 200, drive floppy disk yang mendukung disk hanya sebesar 640 KB dan menyusull disk ukuran 720 KB. Walau masih mengunakan baterai NiCD sudah cukup membawa sebuah computer jinjing di era 1990an.

Ketika itu Toshiba membuat notebook jauh lebih berat dari teknologi saat ini. Mencapai 5kg dan di bandrol mencapai $ 2.000 USD.

Toshiba memimpin sebagian besar industri laptop antara tahun 90-an dan 2000-an.

Toshiba tidak bertahan karena beberapa produsen akhirnya tampil termasuk tertinggal di belakang para pesaingnya seperti Apple, HP, Dell dan Lenovo dalam beberapa tahun terakhir, mendorong penjualan bisnisnya ke Sharp.

IBM Thinkpad juga salah satu merek ternama di industri computer kantor, karena disain yang kuat. Tapi di lepas oleh IBM dan di alihkan menjadi Lenovo. Nama Thinkpad masih dipertahankan bersama perusahaan Lenovo. Sedangkan Toshiba berganti menjadi Dynabook.

Nama Toshiba tidak lagi membawa mereknya ke industri notebook yang terkenal kuat. Toshiba saat ini sudah ada di tangan Sharp dengan merek Dynabook.

Berita terkait
Ketika film tampil dengan layanan streaming online berbayar, juga muncul di jaringan P2P untuk berbagi konten film. Telegram mendadak menjadi tempat berbagi film. Memiliki storage 1,5GB untuk menyimpan file, download langsung mengunakan aplikasi atau langsung menonton dari Telegram.

Jangan bingung bila tahun 2020 ada 4 nama yang awalnya selalu terlihat menjadi satu. Nama Xiaomi, Redmi atau nama Mi, ditambah Poco dan CC. Ke 4 nama smartphone dari produsen terpisah. Walau masih dibawah nama Xiaomi. Keputusan produsen Xiaomi akan memisahkan segmen penguna perangkat elektronik di awal tahun 2019.



Ketika RTX tampil Ray Tracing menjadikan grafik 3D menarik. Tapi butuh 2 tahun untuk 13 game yang mendukung. Kadang teknologi datang begitu menarik, kenyataannya mungkin tidak sepenuhnya digunakan. Jadi lihat apa yang dibutuhkan, bukan apa yang ditawarkan produsen.

Membeli barang online dari luar negeri. Kasus kemarin smartphone rekondisi yang ramai di Indonesia sudah terungkap. Sekarang di online, toko online dari luar negeri membanjir smartphone model Huawei dan Samsung. Xiaomi di palsu di India untuk komponen.

Layanan kapal pesiar menawarkan tarif yang mahal, layanan kelas satu, makanan dan minuman tentu harganya sangat mahal. Jeff baru membuat video Timelapse luar biasa selama 30 hari, dari Laut Merah melintas ke Singapura dan berakhir di Hong Kong

Pernah mendengar smartphone dengan baterai 5000-6000mAh. Yang satu ini merek Kampe, baterainya sebesar powerbank 10.000mAh. Dapat stand-by nonstop selama 30 hari, dan bicara selama 10 hari. Sayangnya teknologi ponsel ini masih jadul alias ponsel biasa, tetapi cocok untuk petualang atau mereka yang tinggal di pedalaman.

Perusahaan telekom India sekarang memiliki tantangan dalam pemasangan infrastruktur broadband. Hal yang tidak biasa dihadapi provider disana. Jaringan mereka sering rusak dan selalu terjadi di kota Varanasi. Pembangunan kabel disana berhenti untuk sementara.



Teknologi codec video H.265 belum resmi digunakan di perangkat camera. Tapi format H.265 HEVC dengan code x265 sudah dimanfaatkan untuk film ilegal. Dari Torrent sudah menyebarkan video dengan format baru, termasuk beberapa website.

TV Ultra HD disebut sebagai teknologi baru, tapi mereka datang dari Tiongkok. Bukan dari Eropa dan Amerika yang dijual lebih mahal. TV 4K buatan Tiongkok dengan ukuran 39 inch hanya $499 dari merek Seiki. Untuk ukuran 50 inch hanya $799

Bagaimana membayar tagihan telepon di Jepang. Bagi penduduk Jepang tentu tidak masalah , tapi orang asing yang tinggal disana bikin garuk kepala. Semua tagihan tercetak dalam bahasa Kanji Jepang. Ternyata caranya mudah dibanding membaca tagihan telepon tersebut




No popular articles found.