Merek smartphone produksi Smart TV mengapa sukses di pasar


Shortstory | 21 June 2020

Pabrikan smartphone secara perlahan menduduki pasar Smart TV pintar.

Beberapa dekade yang lalu sekitar 25 tahun, ponsel digunakan untuk beberapa fitur dasar seperti telepon saja atau mengirim pesan teks.

Namun munculnya BlackBerry, iPhone sampai di generasi Android smartphone, semua itu berubah.

Smartphone dirancang untuk melakukan segala fungsi.

Produk notebook mungkin belum tergantikan oleh smartphone. Dan computer gaming, computer kantor, computer editing masih bertahan di tempatnya.

Satu produk akhirnya turun yaitu tablet. Karena tidak lagi menguntungkan untuk produsen. Sementara masih dapat dipenuhi smartphone dengan layar semakin besar 6-inci.

Beberapa tahun ini, tampaknya produsen smartphone lebih suka bergabung dengan pasar Smart TV daripada memproduksi tablet.

Setelah booming smartphone, perusahaan di seluruh dunia kini fokus pada pasar Smart TV.

Dengan "Catatan" model TV tradisional masih lebih disukai oleh pembeli di negara maju seperti di pasar Barat
Di tahun 2020, kemajuan produk ponsel pintar China telah menempati tempat posisinya di beberapa negara berkembang setidaknya sampai beberapa tahun terakhir lalu

Sekarang, orang dapat mengakses Internet dengan harga lebih murah dari sebelumnya, dan kecepatan internet memasuki era fiber optik.



Masuk akal bagi perusahaan membawa perangkat IoT produksi mereka ke pasar.

Salah satu cara terbaik melalui Smart TV karena menghubungkan seluruh keluarga dengan kebangkitan platform OTT.

Merek TV China

Membeli sebuah TV bukan keputusan pribadi.
Ketika sebuah keluarga membeli sebuah TV, setidaknya dibutuhkan keputusan bersama.

Disisi pembeli ada kesadaran merek menjadi penting. Tentu kita tahu dominasi produk smartphone Korea berdampak dengan pembelian perangkat rumah tangga dari kulkas, TV sampai alat dapur.

Merek smartphone telah mendapatkan reputasi di kalangan anak muda. Pasar anak muda membantu produsen smartphone memasuki segmen pasar TV.
Banyak produsen ponsel pintar China sekarang berada di pasar TV pintar

Xiaomi salah satu produsen smartphone paling awal yang memasuki bidang TV pintar.
Dan merek Xiaomi TV sangat populer, terutama di India, dan berhasil sebagai merek TV pintar di negara tersebut dalam waktu singkat.
Pangsa pasarnya di India, Xiaomi sudah memiliki 7% pangsa pasar untuk LCD TV

Di tahun 2019, produsen ponsel telah memasuki pasar Smart TV.
Bahkan merek OnePlus juga mulai menjual Smart TV canggih di India dan berencana untuk meluncurkan model baru yang lebih terjangkau di bulan Juli 2020.
Selain itu, merek di satu grup Oneplus seperti Realme juga merilis TV pada bulan Mei 2020.
Masih ada lagi nama Huawei juga sangat populer di pasar Asia. Atau TLC yang lebih fokus membuat produk perangkat rumah tangga termasuk TV.

Perbedaannya ada disini. Produsen smartphone menyediakan lebih banyak fitur dengan harga terjangkau.

Disisi lain terus meningkatkan pangsa pasar smart TV mereka.

Ini langkah yang baik bagi produsen smartphone. Tidak hanya meningkatkan penjualan, tapi memberikan jalan memasuki lebih banyak pasar atau model produk seperti Smart TV.
Xiaomi juga membuat beberapa produk peralatan rumah tangga dari AC, Kulkas, mesin cuci, camera CCTV, alat pembersih lantai dan lainnya.



Dengan smartphone namanya begitu mudah masuk ke pasar dan menjadi cepat kompetitif.
Membangun merek untuk berbagai produk lain menguntungkan bagi produsen smartphone.

Garansi
Tetapi semuanya belum selesai. Masih dibutuhkan kepercayaan konsumen untuk produk elektronik lain.
Merek boleh besar, bagaimana purna jual sebuah produk harus dipertimbangkan pembeli.

Beberapa kutipan pengalaman dari produk elektronik saat ini boleh dikatakan rusak harus dibuang.

Kulkas, AC dan mesin cuci relatif lebih mudah diperbaiki. Kecuali tipe inverter yang harus menganti modul bila diperlukan. Selebihnya komponen kecil sudah tersedia di pasar. Kerusakan umumnya tidak terlalu rumit bahkan dapat diperbaiki sendiri. Produk dari Korea dan Jepang saat ini lebih terjamin tersedianya suku cadang. Karena produk sudah hadir setidaknya 5-6 tahun lalu.
Kerusakan komponen lebih menjamin umur panjang bagi merek peralatan dari Korea dan Jepang saat ini.

TV merek Korea dan Jepang, ketika kerusakan komponen masih dapat di servis. Hanya kerusakan panel LCD mungkin tidak dapat di servis oleh servis center mereka, bila ingin diperbaiki harganya sudah setara TV generasi terbaru. Belum ongkos perbaikan.
Hanya komponen pendukung untuk modul elektronik TV lama kadang masih tersedia, baik kondisi bekas atau disebut baru.

Bagaimana dengan TV dari merek China. Belum jelas berapa lama kemampuan TV mereka. Apakah tersedia komponen perbaikan nantinya bila terjadi kerusakan dalam 5 - 7 tahun mendatang. Atau sudah tidak perlu diperbaiki lagi, karena teknologi baru mungkin telah berganti.

Produsen boleh saja menawarkan sebuah produk, tapi pembeli harus mengetahui after sales dengan jaminan produk yang digunakan nanti tetap terjamin untuk komponen perbaikan.

Bila tertarik membeli perangkat elektronik. Ada baiknya mempertimbangkan perbaikan di kemudian hari.
Pastikan produk yang ditawarkan adalah produk resmi dari perwakilan di Indonesia setidaknya sudah ada di daftar website resmi.
Bukan produk yang belum dipasarkan oleh kantor di Indonesia, alias yang di impor dan dijual bebas via toko online.
kecuali ada pertimbangan lain, misal selama perangkat yang dibeli bekerja tidak masalah. Bila terjadi kerusakan tinggal menganti model baru

Salah satu contoh notebook tipis dari China terlihat sangat menarik. Disain kecil dan ringan mengunakan baterai tipis seperti baterai smartphone.
Tetap pembeli harus mempertimbangkan baterai. Suku cadang baterai smartphone tidak masalah, karena banyak produk OEM yang membuat baterai smartphone.
Notebook tipis dengan baterai seperti lempengan harus dikemas bersama case khusus. Dalam 2-3 tahun mendatang bila baterai melemah, apakah spare-part baterai tersedia.

Produsen Smart TV China belum banyak masuk ke Indonesia. Tapi tinggal menunggu waktu saja.
Teknologi memudahkan pembeli memilih produk yang menarik. Tetapi jangan lupa mempertimbangkan tersedia komponen penganti.

Berita terkait
Pendingin ruangan Xiaomi 3HP vertikal menjadi disain pertama. Mengunakan kompresor inverter. Kapasitas AC Xiaomi 3HP sementara dibuat untuk 3 kapasitas dari 1HP / 1.5HP / 3HP. Keunikan disain blade untuk arus udara dingin dibuat seperti daun

Huawei WiFi AX3 -  HWFAX300  dan Huawei WiFi AX3 Pro. WIFI Router harga hemat dengan dukungan WIFI6 terbaru atau standar WIFI 801.11ax. Kecepatan tranfer ke perangkat smartphone mencapai 3Gbps (teori). Mendukung dual band 2,4Ghz dan 5Ghz.



TV baru dari Redmi Smart TV Maxx memiliki diagonal layar 98 inci. Kalau dihitung lebar layar diagonal hampir mencapai 2,5 meter, dari sisi bingkai ke sisi bingkai atas. Redmi Smart TV Max memiliki ketajaman layar setingkat 4K. Dengan dukungan kualitas gambar HDR.

Maret 2020 Xiaomi Mi 5 TV diluncurkan layar terbesar 75 inci. September 2019, Xiaomi Xiaomi Mi TV 4X dengan gambar 4K. Sepember 2018 Xiaomi Mi TV 4C Pro, Mi TV 4A Pro, Mi TV 4 Pro. Xiaomi Mi TV 4A adalah seri TV baru, spesifikasi high end harga murah. Tidak perlu remote, dapat diperintah dengan suara untuk model Voice Control.  Xiaomi mengunakan panel TV dari merek Samsung, LG atau AUO

Samsung The Frame adalah TV LCD tapi tampak seperti lukisan di dinding rumah. Tidak seperti TV biasa, Samsung merancang TV yang tetap aktif walau dimatikan dan memperlihatkan gambar lukisan, foto dan lainnya. Model baru ukuran 55 dan 64 inci dengan 4K UHD TV dan HDR10 Plus

Teknologi 4K dan HDR akhirnya turun di kelas konsumen. Tapi LG masih mengejar teknologi layar TV OLED, kali ini tampil seukuran 88 inci. Tidak hanya 88 inci, ketajaman layar mencapai 8K.Layar TV besar, resolusi tinggi, hanya itu saja yang diketahui.

Dengan disain frameless, TV ini nyaris terlihat tanpa bingkai. Xiaomi Mi TV 4 dilengkapi suara Dolby Atmos tapi keunggulan yang dilihat adalah tebal TV. Hanya 4,9 mm bila dilihat dari tepi layar bahkan 30% lebih tipis dari smartphone iPhone 7.




No popular articles found.
< /body>