Timelapse Amsterdam My Home Albert Dros 2 tahun foto berbagai musim selesai dibuat


Digital | 3 June 2020

Film timelapse Albert Dros yang sudah lama ditunggu dengan tentang kampung halaman di Amsterdam akhirnya selesai.

Film terdiri dari cuplikan gambar selama 2 tahun (kebanyakan sebelum COVID), menampilkan semua musim yang berbeda dari transisi satu sama lain dan bahkan memiliki gerhana bulan di atas cakrawala kota.

Dengan film timelapse ini, Albert Dros ingin membuat sesuatu yang unik.

Video Timelapse 2 tahun selesai dengan kota Amsterdam

Saya ingin menciptakan pengalaman visual dengan keindahan, aliran, dan emosi.
Saya ingin penduduk setempat bangga dengan kota mereka ketika mereka menonton film ini dan para wisatawan ingin berkunjung (bahkan lebih).
Saya memasukkan semua ini ke dalam film yang penuh dengan detail kecil.

Albert Dros melakukan pemotretan dengan teknik timelapse selama 2 tahun, dia harus berkeliling dengan peralatan slider adalah 100% dia jalan jalan dengan sepeda.

Bidikan slider dilakukan dengan slider iFootage kecil dengan panjang 50cm di satu tripod.
Dia mengatakan, kadang-kadang terlihat gerakan orang orang jauh lebih besar ketika dia menggunakan lensa full-frame 10mm atau sangat dekat dengan objek latar depan, seperti pagar, lonceng sepeda, dll.

Saya mungkin menghabiskan lebih banyak waktu di selama membuat foto yang gagal daripada foto yang benar-benar bagus.
Merencanakan cuaca di kota Amsterdam memang sulit, terutama mendapatkan matahari terbit dan terbenam yang spektakuler.



Karena Belanda juga terkena Lock Down, dia bisa memiliki waktu untuk menyelesaikan semua fofo yang telah diambil
Rencananya Albert Dros masih ingin meneruskan pembuatan foto untuk video timelapsenya sampai tahun depan.
Masalahnya dia juga tidak tahu kapan akan selesai atau harus selesai.
Akhirnya waktu luang di awal 2020, membuat dia memproses semua video dirumah

Tentang penulis: Albert Dros adalah fotografer Belanda dengan beberapa penghargaan.Karyanya juga diterbitkan oleh beberapa media dunia, termasuk TIME, The Huffington Post, The Daily Mail, dan National Geographic.

Dibawah ini ribuan foto yang disatukan untuk membuat menjadi sebuah film


Berita terkait
Mengabadikan galaksi di kota sangat berbeda dibanding daerah bebas cahaya, dimana daerah yang tepat. Foto galaksi Bima Sakti di atas Jakarta 20 Mei 2020 jam 4 pagi dapat mengabadikan galaksi Bima Sakti di atas rumah 18 April 2016, dengan mudah untuk membuat foto galaksi di tempat terang dari tengah kota. Teknik foto galaksi Bima Sakti

Ini bukan foto dari badan antariksa Nasa, Eso dan badan astronomi internasional. Hanya seorang fotografer yang suka mengabadikan tentang astronomi. Andrew McCarthy mengabadikan aktivitas matahari di belakang rumahnya saja. Bentuk gas plasma yang keluar dari matahari dengan ukuran lebih besar dari planet Jupiter.



Sebuah video dengan judul Once Upon a Time in Cappadocia, mengunakan teknik Hyperlapse. Tapi kali beda. Rob Whitworth kembali memukai dengan produksi video Timelapsenya untuk Turkish Airlines. Mengunakan beraneka teknik dari pemandangan Turki.

Dari judul Patience atau kesabaran, dengan efek video menarik. Video Timelapse ini hasil kompilasi fotografer Paul RIchardson. Dia membuat film pendek selama melakukan perjalanan di Eropa dan beberapa lokasi lain. Hasilnya 300.000 foto untuk membuat video singkat dikumpulkan selama 2 tahun

Video timelapse ini dibuat oleh filmmaker Austria Thomas Pocksteiner dan Peter Jablonowski. Mengunakan teknik timelapse zoom di tempat mereka. Perencanaan 1 minggu untuk satu clip, pengerjaan 1 tahun dengan hasil foto 2TB di negara Austria.

Video timelapse Flow Motion dari fotographer Rob Whitworth mengambil ide dengan gabungan timelapse dan hyperlapse. Seperti menonton perjalanan liburan seseorang ke kota Dubai. Camera bergerak mengikuti objek, mengambil timelapse dengan pemandangan dan zoom.

Lihat saja video yang satu ini, pembuatannya sangat kreatif. Mengabungkan 2 teknik antara timelapse dan hyperlapse untuk mengabadikan pemandangan sebuah kota. Diabadikan di kota Toronto oleh fotographer Ryan Emond



Video dari National Geographic hanya 1 menit. Melihat pemandangan alamm di daerah Atacama Large Milimeter Array, atau teleskop radio yang dipasang paralel.

Video ini sih enga ada seru serunya, bukan menampilkan keindahaan alam, bukan menampilkan galaksi atau keindahan warna nebula. Video ini mengabadikan satu foto setiap 10 detik, selama satu tahun.

Randy Halverson membuat foto untuk time lapse sejak April sampai November 2013 di Dakota Selatan, Wyoming dan Utah. Cuaca tahun lalu agak susah ditebak, katanya. Ketika ingin mengabadikan galaksi malah mendapat awan dan petir.

Nicholas Buer membuat video di San Pedro Atacama di utara Chile. Dia keliling disana selama 12 hari dan nongkrong di ketinggian 2600m untuk mengabadikan landscape serta inti galaksi Bima Sakti. Musiknya sudah keren, gambarnya juga keren.




No popular articles found.
< /body>