Fotografer abadikan supernova di galaksi M61 waktu dan tempat yang tepat


Digital | 1 June 2020

Fotografer Jason Guenzel mulai memotret galaksi tertentu di langit pada malam hari ketika langit tanpa bulan.

Foto pertama diambil bulan Februari 2020, lalu membuat foto di objek yang sama awal Mei 2020

Setelah diperiksa hasil gambarnya ada yang berbeda. Dan dia menangkap sesuatu yang tak terduga dan sangat langka. Sebuah kejadian bintang meledak, atau terjadinya supernova.

Guenzel seorang astrophotographer pemenang penghargaan dan tinggal di kota Michigan.

Mendedikasikan dirinya untuk membuat foto benda-benda luar angkasa selama enam tahun terakhir.

Dia juga berbagi pengetahuannya dalam bidang astropotografi dengan anggaran sederhana di Instagramnya yang populer, @thevastreaches.

"Saya memotret di bawah polusi cahaya di pinggiran kota, merupakan sumber utama noise untuk fotografi di setiap pemotretan," kata Guenzel.

Prosesnya harus melibatkan banyak mengambil sub-eksposur pendek dan foto di stacking untuk meningkatkan waktu paparan dari hasil foto.

Pada dasarnya membuat foto yang diabadikan menghasilkan hasil akhir yang lebih berkualitas.

Untuk menembak galaksi Messier 61 (M61), Guenzel menggunakan teleskop 8HD Celestron EdgeHD 8 seharga $ 1.350 saja.



Ditambah sebuah perangkat dudukan camera otomatis Orion Atlas Pro Mount seharga $ 2.000, dan satu camera monokrom ASI1600MM seharga $ 1.280.

Saya membuat 800 foto sub-eksposur pendek yang diambil beberapa malam tanpa bulan Februari hingga Mei 2020,kata Guenzel.

Dampaknya karena tidak mengambil foto pada waktu yang sama, tapi proses editing foto harus digabung dalam waktu berbeda.

Membuat catatan dari foto yang dibuat juga berbeda waktu walau diabadikan di objek yang sama.

Keberuntungan, ketika sebuah ledakan bintang supernova muncul di lengan galaksi M61 pada awal Mei.

Saya dapat memproses data galaksi untuk mengungkapkan penampilan sebelum dan sesudah bintang itu meledak.

Cahaya ledakan bintang tersebut melintasi ruang angkasa selama 50 juta tahun sebelum sampai di sensor kamera saya.

Karena jarak galaksi M61 mencapai 50 juta tahun cahaya dari Bumi.

Dalam arti bintang yang meledak tersebut sudah terjadi jauh sebelum manusia ada.

Foto dari April 2020 sebelum supernova muncul (kiri) dan foto dari Mei 2020 setelah ledakan (kanan).

Supernova di galaksi M61 ditemukan seorang fotografer

Foto-foto di atas menunjukkan perbedaan warna yang sebenarnya dibuat dari 27 jam total waktu foto / pencahayaan, setelah ditangkap dengan kamera monokrom melalui filter luminance, merah, hijau, dan biru.

Meskipun sulit diukur, menangkap supernova yang cerah di salah satu galaksi yang lebih terang di langit malam. Upaya ini adalah pencapaian yang jarang terjadi,kata Guenzel.

Saya merasa beruntung telah berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat.

Delapan supernova telah diamati sejauh para astronom meneliti galaksi M61 dimulai dengan supernova pertama yang tercatat 9 Mei 1926.



Yang terbaru yang ditemukan Guenzel sendiri dinamai SN2020jfo.Guenzel mengatakan itu adalah supernova tipe II. Ketika sebuah bintang besar kehabisan bakar seperti hidrogen dan helium.Dan bintang mulai membakar elemen lain, seperti elemen yang lebih berat dan terus memanaskan elemen semakin berat. Sampai akhirnya mencapai elemen besi.

Pada saat bintang yang sekarat mulai memanaskan seperti elemen besi, disitulah titik bintang tidak dapat menahan tekanan dari luar untuk melawan gravitasi bintang yang luar biasa dengan massanya sendiri.

Jenis supernova seperti ini dimulai dengan ledakan lalu pembalikan dan dengan segera menjadi ledakan besar yang, seperti yang kita lihat di sini.Cahaya supernova akan tampak lebih terang berminggu-minggu di seluruh galaksi yang kita lihat.



Berita terkait
Mengabadikan galaksi di kota sangat berbeda dibanding daerah bebas cahaya, dimana daerah yang tepat. Foto galaksi Bima Sakti di atas Jakarta 20 Mei 2020 jam 4 pagi dapat mengabadikan galaksi Bima Sakti di atas rumah 18 April 2016, dengan mudah untuk membuat foto galaksi di tempat terang dari tengah kota. Teknik foto galaksi Bima Sakti

Jupiter adalah raja planet di tata surya kita. Tapi di tata surya Kepler 88, planet seukuran Jupiter hanya di urutan kedua. Kepler-88d memiliki ukuran 3x lebih besar dari Jupiter. 3 planet dari Kepler-88b, Kepler-88c dan terbesar Kepler-88d saling mempengaruhi orbit planet dengan gravitasinya.



Di tata surya HD 158259 setidaknya ada 2 planet ditemukan, tapi ada yang menarik. Peneliti menemukan getaran bintang yang menunjukan irama orbit planet. Mungkin disana ada lebih dari 2 planet bahkan 8 planet. Dan orbit planet memiliki urutan seperti nada musik yang serasi.

Teleskop Karl G. Jansky, Very Large Array (VLA) dan Atacama Large Millimeter/submillimeter Array (ALMA) mempelajari ratusan bintang muda yang baru lahir dan terlihat dikelilingi cincin debu dan gas. Di tengah gambar yang di pelajari sebenarnya cikal bakal dari ratusan tata suya baru. Bintang baru saja lahir atau bayi bintang, dan terlihat di masa mendatang akan muncul planet

Galaksi yang sedang mengalami ledakan pembentukan bintang ketika usia alam semesta baru 1 persen, terlihat galaksi menyalakan gas yang mengelilingi galaksi. Awan tebal debu mengaburkan sebagian besar cahaya, menyebabkan galaksi tampak redup bahkan bentuknya tidak teratur. Mirip menemukan mahluk mitos Yeti di hutan belantara. Teknologi saat ini hanya mampu melihat benda kabur dengan teleskop sinyal radio

Ketika alam semesta lahir, ada galaksi diawal pembentukan alam semesta. Tapi tim peneliti yang dikepalai Tanaka melihat ada galaksi yang sudah redup lebih dahulu. Bahkan disebut galaksi yang sangat awal. Dimana gambar yang terlihat baru berusia 1,5 miliar tahun setelah pembentukan alam semesta. Mengapa bisa terjadi galaksi sudah redup.

Foto galaksi Triangulum dengan tabel urutan Messier 33 dibuat oleh Andre van der Hoeven bersama Michael van Doorn. Teleskop Hubble membuat foto galaksi Triangulum dengan resolusi tinggi. Ditemukan 2 cluster bintang baru. Galaksi ini masuk local group bersama Andromeda terbesar dan Milk Way dan ketiga Messier 33 sebagai galaksi terdekat. Mau tahu dimana letaknya.



Pertama tim astronom menemukan terbentuknya 2 bintang kembar terkuunci dengan gravitasi di sebuah tata surya. Masing masing bintang terus tumbuh membesar. Bintang BHB2007 11 menjadi pengamatan penting ketika sebuah tata surya mulai terbentuk. Tapi masih jauh dari waktu pembentukan planet, kali ini berbicara tentang bintang dahulu




No popular articles found.