Oxymeter alat mengukur kadar oksigen apakah akurat


Green | 30 April 2020


Oksimeter pulsa adalah alat medis kecil mengukur detak jantung dan gambaran bayang pada darah / saturasi oksigen darah.

Biasanya alat digunakan dengan lampu cahaya melintas di jari kita
Ditempelkan di telinga, hidung, jari kaki atau dahi.

Beberapa di antaranya bertenaga baterai dan memberikan hasil waktu-nyata pada indikator LED kecil pada perangkat itu sendiri.

Yang lain terhubung dengan kabel ke monitor vital terpisah yang mencatat informasi lebih akurat tentang ritme jantung, suhu tubuh, dan tekanan darah menggunakan sensor lain yang terhubung ke tubuh seseorang (pasien).

Oxymeter

Bagaimana pulse oximeters mengukur detak jantung dan oksigen

Oksimeter pulsa mengukur gambar bayang dari oksigen darah dan detak jantung dengan menyinari kulit dan mendeteksi perubahan warna dan pergerakan sel darah.
Sel darah teroksigenasi berwarna merah cerah, sel terdeoksigenasi berwarna merah tua.
Jadi darah akan terlihat merah tua dan membayangi cahaya yang terditeksi dari cahaya lampu LED ke sensor Oksimeter.

Pulse oximeter membandingkan jumlah sel darah merah yang terang dengan sel darah merah yang lebih gelap untuk menghitung saturasi oksigen seseorang sebagai angka persentase.

Misalnya, pembacaan 99% berarti hanya 1% dari sel-sel darah dalam aliran darah kurang oksigen.

Menghitung detak jantung dari nadi dengan Oksimeter.
Setiap kali detak jantung berdenyut, mendorong darah di tubuh dalam denyut nadi cepat.


Oksimeter pulsa, menggunakan cahaya, mendeteksi gerakan ini dan menghitung detak jantung Anda dalam denyut per menit, atau BPM.

Apa itu tingkat oksigen dan detak jantung yang sehat

Menurut Mayo Clinic, pembacaan tingkat oksigen oksimeter normal antara 95% dan 100%, dan apa pun yang kurang dari 90% dianggap sangat rendah, atau telah mengalami hipoksia.

Ini yang menarik, beberapa dokter telah melaporkan pasien COVID-19 memasuki rumah sakit dengan kadar oksigen 50% atau lebih rendah.

Dengan denyut nadi yang sehat.
Mereka yang memiliki jantung sehat memiliki detak jantung antara 60 dan 100 BPM.
Walau yang lebih rendah akan lebih baik, walau itu hanya milik mereka yang sehat, atau sangat sehat bisa mencapai 60BPM lebih rendah
Atau kondisi kesehatan orang normal dengan detak jantung yang lebih rendah menunjukan juga kardiovaskular yang kuat.

Itulah fungsi peralatan kecil Oksimeter dalam medis

Tren penjualan Oksimeter April 2020

Pulse Oksimeter dapat membantu melawan COVID-19 dan fungsinya mungkin lebih banyak lagi  Mendadak peralatan tersebut mengalami peningkatan penjualan.

Beberapa dokter merekomendasikan perangkat kecil dan murah ini untuk membantu memantau gejala coronavirus. Apakah kita harus mengunakan dan membelinya ?

Oksimeter pulsa mudah digunakan, cukup menempel pada jari dan cahaya dapat mendeteksi tingkat oksigen dalam darah kita.

Sebagai upaya pengujian coronavirus terus meningkat dan masker wajah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, alat diagnostik kecil dengan klip ke jari sebagai alat cepat memeriksa tingkat oksigen di dalam darah, itulah Oksimeter pulsa / pulse oximeter.

Perangkat Oksimeter pulsa telah meningkat popularitasnya karena masyarakat mengetahui bila orang dengan coronavirus sering tiba di rumah sakit dengan kadar oksigen rendah yang tidak normal.

Setelah satu artikel dari The New York Times 20 April 2020, merekomendasikan bahwa oksimeter denyut nadi digunakan untuk mengidentifikasi pasien yang parah di antara pasien COVID-19 dan mendeteksi kondisi mengkhawatirkan ketika terjadi tingkat "silent hypoxia,"
Membuat penjualan perangkat yang meroket dan orang beramai ramai ingin memantau kesehatan dirinya dari rumah.
April 2020 di Amerika, sebagian besar Oksimeter pulsa terjual habis di toko-toko dan online.

Tetapi muncul pertanyaan dan kontroversi seputar penggunaan oksimeter dengan pengukuran di nadi di rumah.
Yang tanpa rasa sakit mengukur detak jantung dan kadar oksigen.



Apakah Anda sudah memiliki pulse oximeter atau sedang berpikir untuk membelinya.

Ini beberapa pertimbangan yang perlu diketahui tentang bagaimana cara kerja alat ini dan apa hasilya lalu seberapa akuratnya.

Bisakah pulse oximeter mendeteksi COVID-19?

Tidak selalu tepat, lebih penting melihat gejala.
Meskipun banyak dokter melaporkan bahwa pasien dengan COVID-19 mengalami penurunan kadar oksigen yang sangat rendah.
Selain COVID-19 bukanlah satu-satunya penyakit yang dapat menyebabkan masalah penurunan kadar oksigen di dalam tubuh.

Penyakit bawaan seperti paru-paru kronis, seperti COPD, asma, dan infeksi paru-paru non-COVID-19 lainnya juga dapat menyebabkan jumlah oksigen yang rendah.
Pembacaan oksigen rendah dengan sendirinya tidak cukup untuk mendiagnosis COVID-19.

Tetapi dokter di rumah sakit dapat  mengetahuinya, terutama jika melihat tingkat penuruan dari waktu ke waktu.
Dan jika seseorang telah di diagnosis dengan COVID-19, dokter, mungkin seseorang juga ingin memantau kadar oksigen.
Atau dokter dapat menentukan apakah kondisi seorang pasien memburuk atau membaik.

Meskipun profesional medis mengandalkan pemeriksaan suhu sebagai indikasi infeksi coronavirus, masalahnya banyak pasien dengan COVID-19 tidak mengalami demam.

Seberapa akurat oksimeter pulsa yang dijual bebas

Ini pertanyaan menarik, ketika oksimeter dijual seharga 200 ribu atau 300 ribu di Indonesia. Apakah peralatan kecil tersebut akurat.

Seperti halnya peralatan elektronik lainnya, tidak semua oksimeter pulsa dibuat sama.
Studi tahun 2016 tentang oksimeter pulsa murah menyimpulkan beberapa perangkat kelas konsumen sangat tidak akurat.

Beberapa oksimeter denyut telah "Clear FDA"   badan regulasi Amerika.
Artinya produsen harus mengunakan standar FDA untuk peralatan dengan akurasi lebih baik.

Jadi ada 2 standar
1 Cleared untuk umum digunakan dirumah
2 Approved untuk medis di rumah sakit, dokter dan lainnya yang lebih akurat. Kadang memiliki tambahan fitur penilaian lain.

Yang mengatakan, perangkat medis Kelas II seperti oksimeter pulsa biasanya mendapatkan "Cleared"

Untuk akurasi, dapat mengambil produk Cleared dari daftar perangkat elektronik kesehatan di FDA.
Masalahnya banyak produk yang tidak memiliki merek yang jelas, dan dijual via online. Ini yang perlu dipertanyakan apakah akurat.
Mungkin ada perbedaan, walau tidak terlalu banyak untuk Oxymeter yang lebih murah.

Berapa harga oksimeter

Studi 2016 menemukan oksimeter pulsa paling murah relatif tidak akurat.
Murah berarti dibawah $50.
Oksimeter nadi yang mendapat sertifikasi Cleared FDA berkisar $ 50 - $ 60 hingga mencapai ratusan bahkan ribuan dolar.

Kendala peralatan Oksimeter juga dipengaruhi beberapa faktor seperti usia, warna kulit, cahaya yang terhalang cat kuku dan hal lain.

Di mana membeli oksimeter

Sejauh ini banyak produk kelas menengah sudah habis terjual di Amerika di bulan April 2020. Persediaan menunggu pengiriman kembali.
Sementara yang murah mungkin masih dapat kita temui dipasaran.


Dan akurasinya mungkin tidak akan akurat dibanding model standar FDA.

CDC badan penanggulangan penyakit menular pada akhir April 2020 baru saja menambah dengan 7 gejala baru dari Corona.
Walau gejala seperti kurangnya oksigen dalam darah bukan satu-satunya parameter.

CDC menambahkan lima gejala COVID-19 resmi menjadi total tujuh gejala, yang dirinci dibawah ini
Demam
Panas dingin
Bergetar berulang kali / menggigil
Nyeri otot
Sakit kepala
Sakit tenggorokan
Kehilangan rasa atau bau baru
Batuk (masuk daftar baru)
Sesak napas(masuk daftar baru)

Di era Corona, mungkin tanda tanda diatas lebih mudah diketahui. Dibanding memiliki alat Oksimeter yang terlalu murah dan membuat seseorang menjadi cemas akibat alat yang tidak akurat.

Berita terkait
Terkena Covid19, lalu imun bekerja. Tidak menjamin 3 bulan kedepan tidak terkena lagi. Gejala baru virus Corona ditambahkan CDC, Pilek, Mual dan Diare. Virus tahan udara panas, tidak selalu. Berkumpul bersama keluarga besar lebih berbahaya. Lebih efektif membersihkan, jaga jarak dan paling efektif berada di rumah.

Update 27 Juni 2020 data pergerakan orang di Indonesia dari Google Community Mobility warga Indonesia kembali bersiaga. Melihat aktivitas masyarakat terkait pandemi.Mei 2020 Jakarta parkir turun drastis. Apa yang dilakukan oleh perusahan besar teknologi dan layanan online.



Produsen kendaraan Ford menemukan teknik untuk membersihkan kendaraan dari pategen. Tahap awal masih di uji coba dengan pemanas di kabin kendaraan. Kedepan bisa saja digunakan untuk kendaraan taksi online sebagai satinasi dari sistem pemanas mesin mobil.

Solar minimum tidak berdampak besar ke Bumi. Peningkatan dramatis dalam kualitas udara yang terkait dengan penguncian coronavirus dapat meningkatkan sinar matahari dan mempengaruhi pola cuaca. Dampak lain juga sudah terasa, walau udara lebih bersih tapi memberikan dampak panas permukaan bumi mendapat cahaya matahari lebih besar. Akibatnya Bumi akan terasa lebih panas di musim panas kali ini

Makan alpukat setiap hari dapat membantu kesehatan jantung. Dalam arti menekan tingkat LDL, dan peneliti mengatakan tingkat paling buruk LDL yang memiliki kepadatan tinggi. Karena dapat menjadi plak dalam aliran darah. Alpukat memiliki fungsi tersendiri, sekaligus menjaga tingkat konsumsi serat, dan mempertahankan HDL.

Mungkin anda rajin berolahraga, mengenakan jam pintar untuk melacak. Tetapi ada yang tidak dihitung oleh perangkat tersebut. Apakah olahraga untuk sehat saja atau untuk meningkatkan kebugaran. Salah satu paramter dari atlet untuk mengukur kemampuan dirinya disebut VO2 Max atau tingkat kebugaran seseorang. Tingkat dimana kemampuan tubuh beradaptasi pada batas beban puncak.

Honor band 5 memiliki sensor kadar oksigen dalam tubuh. Mencatat aktivitas tidur sampai tingkat nyenyak dan merekomendasi ke penguna. Jam pintar tersebut dapat tahan air sampai kedalaman 50 meter. Memiliki sensor otomatis mencatat aktivitas seperti lari, berenang, bersepeda atau aktivitas lain. Harga relatif terjangkau.



Ini ide menarik, untuk membuat pelindung masker ternyata bisa mengunakan botol plastik bekas. Lalu di daur ulang menjadi masker penutup wajah. Mengunakan gunting, pelindung dari potongan plastik




No popular articles found.
< /body>