Bintang HD 158259 dengan 2 dikonfirmasi mungkin ada 8 planet disana


Science | 27 April 2020

Disebut bintang HD 158259 dengan beberapa planet ada disana.

Dalam pengamatan tim astromi dengan tata surya  HD 158259, bintang tersebut mirip seperti Matahari yang berjarak sekitar 88 tahun cahaya dari Bumi.
Berada di konstalasi bintang Draco dengan bintang seukuran 1,1x lebih besar dari Matahari kita.

Selama tujuh tahun terakhir dianalisa menggunakan peralatan spektograf SOPHIE.
Data dikombinasikan dengan data baru dari teleskop Transiting Exoplanet Space Satellite (TESS)

Di tata surya HD 15825 terdapat beberapa planet dalam orbit yang nyaris sempurna satu denganlainnya.

Tim internasional Dr. Nathan Hara, seorang peneliti postdoctoral di University of Geneva (UNIGE), anggota lembaga PlanetS Swiss, dan anggota dengan European Space Agency (ESA) observasi Satelit Satelit Exoplanets ( CHEOPS) misi.

Studi menggambarkan temuan mereka diumumkan dalam jurnal Astronomi & Astrofisika.
Dalam sistem planet HD 158259, semua pasangan planet dekat dengan resonansi 3 - 2: yang bagian dalam menyelesaikan sekitar tiga orbit saat bagian luar menyelesaikan dua kali orbit

Bagaimana peneliti mengetahui ada 6 planet disana.
Dengan menggunakan SOPHIE, para astronom melakukan pengukuran kecepatan bintang dalam penelitian di belahan bumi utara untuk menentukan apakah mereka memiliki exoplanet yang mengorbit.

Metode ini, yang dikenal Metode Kecepatan Radial (atau Spektroskopi Doppler), terdiri dari pengukuran spektrum bintang untuk melihat apakah planet bergerak di tempat - sehingga instrumen mendapatkan indikasi dari gaya gravitasi satu atau lebih planet di sana.



Susunan planet nantinya akan diberi urutan b c d e f g dan dalam bentuk orbit kompak.
Kira kira dari orbit planet ada yang memiliki orbit 366 hari, diisusul 640 hari dan 1920 hari.

Setelah memeriksa bintang HD 158259 selama tujuh tahun, instrumen SOPHIE berhasil mendapatkan pengukuran kecepatan radial presisi tinggi yang mengungkapkan keberadaan sistem 6 planet. Jadi di bintang HD 158259 diperkirakan ada 6 planet sesuai data yang di dapat.

Sistem planet disana juga seperti tata surya kita.
Planet berbatu besar yang disebut Super Earth dan lima planet raksasa gas kecil yang disebut MIni Neptunus.
Jarak planet juga sangat teratur di antara planet lain. Seperti yang dijelaskan oleh François Bouchy, seorang profesor astronomi dan sains di UNIGE

    "Penemuan sistem luar biasa ini dimungkinkan berkat akuisisi sejumlah besar pengukuran, serta peningkatan dramatis instrumen dan teknik pemrosesan sinyal kami."

Bagaimana dengan ukuran planet disana
Peneliti mengatakan ada 2 Super Earth dan ada 6 planet mini Neptunus.

Sistem ini juga sangat kompak, menempatkan planet-planet tersebut di dalam zona layak huni bintang (HZ).

Sementara itu, TESS memantau HD 158259 untuk melihat jejak ketika planet transit dan mengamati penurunan kecerahan bintang ketika planet terdalam melintas di depan bintang.

"Pengukuran TESS sangat mendukung deteksi planet dengan tata surya ini dan memungkinkan untuk memperkirakan ukuran besarnya planet
Sehingga  membawa informasi ke tim astronom data yang sangat berharga tentang struktur internal planet,.

Tetapi paling mengesankan dari sistem ini adalah keteraturannya. Pada dasarnya, planet-planet bagian dalam atau lebih dekat ke bintang memiliki sistem resonansi orbital 3: 2 yang hampir tepat

Artinya 3 kali orbit planet di depan, planet kedua yang ada di belakangnya mengorbit 2 kali. Demikian juga ketika planet nomor 2 yang dekat ke bintang menyelesaikan 3 kali orbit, maka planet ke 3 baru selesai mengitari bintang sebanyak 2 kali.
Sejauh ini sudah dikonfirmasi ada 2 planet, dan memiliki 6 planet lain menjadi total 8 planet jika satu planet lagi ditemukan.

Bintang HD 158259 dengan 2 dikonfirmasi mungkin ada 8 planet disana

Berita terkait
Planet KOI-456.04 ditemukan dan dikonfirmasi, berada di zona layak huni. Planet mengorbit ke sebuah bintang seukuran matahari. Disana tidak terlalu panas hanya selisih 10 derajat Celcius dari rata rata suhu di Bumi. Walau ukurannya 90% lebih besar, peneliti menyebut planet memiliki permukaan cairan dimana tidak terlalu panas dan dingin.

Seorang fotografer astronomi mendapatkan foto langka, ketika terjadi supernova di galaksi M61. Walau penemuan tersebut tidak sengaja, untuk membuat foto galaksi M61. Dari periode Februari 2020, dan awal Mei 2020. Foto terakhir memperlihatkan perbedaan muncul cahaya dari ledakan sebuah bintang besar.



Satu kluster galaksi berisikan beberapa galaksi yang saling berkelompok dan berkumpul. Tidak seperti pengabungan 2 galaksi yang disebut galaksi bertabarakan. Di Abell 1758 menjadi tempat terbesar pengabungan dari 4 kluster galaksi. Dari beberapa kluster galaksi yang berisi puluhan bahkan ratusan galaksi, akhirnya menjadi satu kelompok baru. Penggabungan dari empat kluster galaksi di Abell 1758 telah diamati oleh Chandra dan teleskop lainnya.

Galaksi NGC 1316 memiliki bagian inti dengan debu dan gas. Diperkirakan pernah menelan galaksi lain dan membentuk dirinya saat ini. Dengan lubang hitam aktif menjadi sinyal radio paling kuat nomor 4 dan galaksi mengeluarkan sinyal radio 1,4Ghz dari lubang hitam.

Sebuah bintang GJ9827 jaraknya 100 tahun cahaya terletak di konstelasi Pisces. Membuat bingung penelit, awalnya terditeksi seperti Super Earth atau seperti planet Bumi tapi ukurannya lebih besar. Tidak ada planet seperti ini di tata surya

Cluster Gaia 1 adalah kumpulan bintang yang berkelompok di dalam satu area. Dan pertama kali ditemukan atau teridentifikasi Mei 2017. Kelompok bintang tersebut tidak berada di dalam galaksi, tapi di atas piring galaksi Bima Sakti

Kita akan bertanya apakah tata surya lain memiliki planet gas seperti Jupiter. Dijawab ya, tapi peneliti melihat perbedaan ukuran planet gas di tata surya lain berdasarkan bintang induknya. Bintang dapat mempengaruhi ukuran planet lain ketika lahir.



Bintang GJ 625 adalah bintang tipe M atau kategori matahari kerdil. Hanya 21 tahun cahaya dari Bumi. Disana terlihat adanya planet berukuran 2,82x lebih besar dari Bumi. Atau disebut juga super earth. Tapi orbit planet tersebut berada di posisi tepat, atau zona habitat.

Sebuah galaksi MACS 1423-z7p64 diumumkan10 April 2017. Menjadi galaksi terjauh dan terlihat seperti galaksi purba di awal pembentukan alam semesta. Galaksi MACS 1423-z7p64 ditemukan bukan melihat langsung dengan teleskop. Seperti terlihat pembesaran gravitasi lensa.

Cluster 47 Tucanae adalah tempat di galaksi kita dengan kelompok bintang sangat padat. Tidak itu saja, disana terdapat sebuah lubang hitam berukuran 2.000x massa matahari. Mengapa lubang hitam tersebut baru diketahui dan diteliti saat ini.

Tata surya Elias 2-27 disana terdapat bintang seukuran separuh matahari kita. Terlihat sedang membentuk planet yang nantinya akan menjadi sebuah tata surya lengkap. Tapi bentuk lingkaran yang terlihat memiliki letak sangat jauh bahkan planet yang muncul mencapai 2-3 kali lebih jauh dari Pluto

Di bintang Kepler 223 ditemukan beberapa planet, menjadikan bintang ini sebagai tata surya langka. Karena posisi planet disana saling menganggu sampai akhirnya bisa saling menyeimbangkan orbitnya Tapi pergerakan planet berhenti setelah keseimbangan baru dicapai oleh orbit 4 planet.




No popular articles found.
< /body>