Exoplanet atau planet ekstrasurya jenis planet apa


Science | 25 April 2020

Exoplanet atau ekstrasurya adalah planet yang mengorbit ke sebuah bintang selain matahari kita.

Artinya planet yang ada dan terlihat tapi berada di luar tata surya kita.

Exo awalan berasal dari bahasa Yunani dan berarti di luar; dunia-dunia jauh, jauh di luar tata surya kita.

Para astronom telah mengkonfirmasi lebih dari 4.000 exoplanet yang mengorbit bintang jauh, setidaknya 1.000 lebih masih menunggu konfirmasi. Yang dimaksud apakah 1000 planet tersebut memang planet.

Mereka menemukan dua exoplanet pertama yang mengorbit ke sebuah bintang pulsar pada tahun 1992.
Mereka mengkonfirmasi exoplanet pertama yang mengorbit bintang seperti matahari pada tahun 1995.

Sebelum penemuan itu, keberadaan sistem planet selain planet kita sendiri telah diperkirakan berabad-abad lalu sampai ditemukan di awal abad ke-20.

Planet diluar tata surya yang ditemukan di bintang Barnard Star (kemudian menjadi palsu, planet tersebut tidak ada).
Penemuan sejati akhirnya datang dengan teknologi lebih canggih, perkembangan yang relatif baru di dunia astronomi mencari planet selain Bumi.

Mengapa kita tidak melihat Exoplanet sebelumnya

Karena exoplanet berada sangat jauh, yang ditemukan memiliki jarak beberapa tahun cahaya sebagai planet terdekat.

Tidak seperti bintang - exoplanet / planet tidak bersinar dengan cahayanya sendiri.
Seperti Bumi kita sendiri, Bumi bersinar karena cahaya yang dipantulkan dari bintang-bintang seperti Matahari. Tanpa matahari, Bumi akan gelap gulita sepanjang kehidupannya.



Berbeda dengan bintang-bintang diluar tata surya kita, planet ekstrasurya memiliki cahaya amat sangat redup; bahkan cahaya planet yang terbesar tenggelam dalam cahaya bintang-bintang mereka sendiri yang jauh lebih terang.

Itulah sebabnya, yang planet di luar tata surya kita yang terlihat bahkan ukuran terbesar terlalu kecil untuk dilirik dalam teleskop optik, meskipun beberapa dari exoplanet dapat langsung dicitrakan dengan teleskop, jumlahnya amat sangat sedikit.

Sebelum penemuan planet ekstrasurya pertama, kebanyakan astronom membayangkan planet ekstrasurya bentuknya menyerupai planet-planet di tata surya kita. Ada planet bagian dalam dan planet bagian luar dalam bentuk gas.

Pada kenyataannya tidak

Kejutannya banyak susunan planet ekstrasurya sangat berbeda, dengan posisi dan orbitnya yang sulit dijelaskan.
Kadang diperkirakan memiliki orbit normal, yang lain memiliki orbit esentrik oval dan banyak lagi.

Jika para astronom mengira tata surya mewakili sistem planet lain yang ada di galaksi, penemuan baru membuat mereka kecewa.
Tata surya kita mungkin pengecualian tapi bukan sebagai contoh yang dilihat dari penemuan planet di luar tata surya kita. Jadi tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya..

Sebagai pertanda dari realisasi yang mengejutkan, exoplanet pertama yang ditemukan tahun 1992 ternyata mengorbit bintang neutron atau sebuah bintang mati dengan radiasi ekstrim.
Bintang pulsar adalah bintang magnet (bintang neutron yang memancarkan berkas gelombang radio seperti mercusuar, yang dapat dideteksi dari Bumi jika jejaknya tepat menunjuk ke arah yang benar di sisi Bumi).

Secara umum, bintang neutron adalah sisa superdense atau bintang dengan kepadatan super tinggi, sisa dari inti bintang masif (raksasa) setelah mengakhiri hidupnya dalam ledakan supernova.
Masih belum sepenuhnya dapat dijelaskan, planet-planet yang ditemukan tersebut dapat selamat dari bencana seperti itu ketika sebuah bintang hancur dan meledak yang biasanya juga merusak planet di sekitar.
Biasanya, bintang-bintang neutron dimanfaatkan juga dalam bintang astronom sebagai pencatat waktu paling akurat di kosmos.

Astronom Aleksander Wolszczan dan Dale Frail berusaha menjelaskan penyimpangan dalam rotasi pulsar tertentu, yang dikenal sebagai PSR B1257 + 12.
Mereka tahu hanya sedikit variasi dalam rotasi bintang dapat dijelaskan memiliki gravitasi planet, dengan kekuatan dua tiga dan empat kali massa Bumi.

Secara historis ini penting karena penemuan pencarian utama para astronom dalam berburu exoplanet adalah menemukan satu planet yang mengorbit ke sebuah bintang seperti matahari.
Bukan planet yang mengorbit sisa-sisa bintang besar setelah supernova atau bintang mati.

Bagaimanapun, akhir tujuan utama pencarian untuk menemukan planet seperti Bumi, dan menemukan adanya kehidupan di planet itu.



Sehingga menjawab - "Apakah kita sendirian di alam semesta?"

Exoplanet about planet out there

Menemukan planet mirip Bumi, terutama di mana kehidupan berada, telah ada membuat pendorong pencarian dan penjelajahan dunia-dunia yang jauh ini.

Deteksi planet pertama yang mengorbit bintang sekuens utama seperti matahari terjadi pada 1995, ketika Didier Queloz menemukan sebuah planet ukuran besar setidaknya sama masifnya dengan Jupiter yang mengorbit bintang F-Type 51 Pegasi. Jarak bintang Pegasi sekitar 50 tahun cahaya dari Bumi.

Dia mendeteksinya dengan “goyangan” bintang ketika sebuah adanya planet yang awalnya tak terlihat.
Untuk penemuan ini, ia dan rekannya Michel Walikota dan James Peebles menerima Hadiah Nobel dalam Fisika pada tahun 2019.

Metode goyangan planet dan bintang - Radial Velocity

Pada 1990-an, teknologi yang tersedia, tetapi teknologi masih tertinggal dan hanya mendapatkan beberapa exoplanet ukuran besar.
Planet yang ditemukan umumnya memiliki gravitasi cukup untuk mendorong "goyangan" ketika mengorbit di depan bintang induknya.

Metode pendeteksian exoplanet ini dikenal sebagai metode kecepatan radial, dan ini masih digunakan serta metode yang sangat berhasil untuk mendeteksi adanya exoplanet yang dilihat dari Bumi.
Metode kecepatan radial - kadang-kadang disebut spektroskopi Doppler

Detect Radial Velocity planet

Metode Radial Velocity lebih mudah untuk

Ukuran planet yang besar, karena memiliki gravitasi lebih besar dan posisi dekat ke bintang induk.
Mengukur massa planet juga dapat diperkirakan
Dapat dilakukan oleh teleskop di bumi langsung.
Kesulitan, tidak dapat mengukur jarak orbit planet
Ukuran diameter atau besanya planet mungkin tidak akurat.
Sangat sulit menemukan planet kecil dengan metode ini.

Metode Transit Method, atau Transit Photometry melihat planet

Saat ini, metode lain - disebut metode transit, atau transit fotometri digunakan dengan keberhasilan lebih besar untuk menemukan exoplanet.

Pesawat ruang angkasa pemburu planet NASA, yang disebut Kepler (sudah di pensiunkan), digunakan untuk menemukan sebagian besar planet ekstrasurya yang dikenal sejauh ini, dan menggunakan metode analisa Transit.


Kepler Transit Photometry

Metode Transit Photometry dapat digunakan bila
Planet mengorbit ke bintang induk lebih dekat.
Dapat ditentukan ukuran perkiraan planet
Mengunakan teleskop di ruang angkasa.
Kesulitan, menemukan planet ketika posisinya sedang beada di depan bintang.
Lebih sulit mengukur massa planet, atau bobot planet.
Kadang kondisi lebih sulit bila bintang terlalu kecil untuk melihat keberadaan planet



Teknik ini mampu mendeteksi exoplanet berukuran lebih kecil.
Metode transit bergantung pada fakta bahwa, ketika sebuah planet ekstrasurya melintasi di depan bintangnya seperti yang terlihat dari Bumi
Cahaya bintang akan terblokir / tertutup planet dan cahayanya bintang menjadi lebih redup.
Perubahan kecerahan ini mungkin hanya 1%, tetapi tetap dapat dideteksi dengan instrumen modern seperti instrumen di teleskop Kepler.

Metode melihat langsung - Direct Imaging

Dalam keadaan tertentu, dapat diperoleh gambar langsung dari planet ekstrasurya. Metode ini tidak banyak digunakan untuk menemukan exoplanet.
Melihat dari bumi lebih sulit, exoplanet biasanya hilang dalam silau bintang-bintang mereka.

Tetapi beberapa exoplanet telah ditemukan dengan cara ini. Teleskop dapat melihat langsung keberadaan sebuah planet.

Umumnya planet dengan metode Direct Imaging.
Posisi planet lebih jauh dari orbit bintang.
Melihat planet langsung, dan bukan melihat planet ketika sedang melintas di depan bintangnya.
Sulitnya amat jarang planet terlihat dengan metode ini.
Hanya ditemukan pada planet dengan ukuran bintang yang terang.

Cara mencari planet dengan Direct Imaging melihat langsung

Dua puluh lima tahun setelah penemuan planet ekstrasurya pertama yang mengorbit bintang seperti matahari, para astronom telah mengidentifikasi banyak jenis planet di planet ekstrasurya seperti melihat di "kebun binatang."

Jenis planet apa yang ditemukan.


Jupiters Panas, atau planet gas mengorbit terlalu dekat ke bintang
Di antara planet-planet ekstrasurya pertama yang ditemukan karena ukurannya, ini adalah planet gas raksasa.
Planet gas besar tapi mengorbit terlalu dekat ke bintang.

Dengan asumsi planet seperti itu tidak mungkin terbentuk di lokasi mereka saat ini, astronom berasumsi planet besar sebenarnya terbentuk lebih jauh.
Tetapi planet bermigrasi / bergeser perlahan lebih ke dalam, sama seperti raksasa gas di tata surya kita yang diperkirakan bermigrasi dahulnya pernah bergeser dari tempat yang kita ketahui saat ini.
Walaupun posisi planet gas seperti Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus tidak ada yang sedekat ke Matahari
Penemuan Hot Jupiter memberi banyak pengetahuan dari astronomi terhadap pembentukan tata surya di tempat lain.

Super-Bumi atau super earth adalah planet dengan massa seukuran Bumi, atau planet berukuran lebih kecil dari planet gas.
Mungkin ukurannya sekitar Neptunus dan Uranus yang ada di antara planet di tata surya kita.

Komposisi planet-planet semacam itu dianggap sebagai batuan dibanding sebagai planet gas, karenanya lebih cenderung akan terlihat seperti planet-planet terestrial Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.

Para astronom menggunakan istilah "Planet mirip Bumi" untuk planet ekstrasurya yang berbatu dibanding planet dengan banyak atmofer atau planet gas yang tebal

Faktor lain disebut "Zona Goldilocks", ketika sebuah planet berada di posisi paling tepat.
Air / cairan yang dianggap penting bagi kehidupan dapat cair dan bukan planet berselimut es

Bentuknya mungkin mirip seperti Bumi, tidak secara harfiah planet mirip bumi adalah kembaran Bumi, memiliki atmosfer seperti Bumi dan kemungkinan memiliki kehidupan.

Mini-Neptunus sebuah planet ekstrasurya dengan hingga 10x massa Bumi, tetapi ukurannya lebih kecil dari Neptunus atau Uranus. Ini cenderung merupakan dunia yang didominasi gas masuk kategori planet gas berukuran kecil.

Ocean World adalah exoplanet yang mengandung sejumlah besar air bahkan terlalu banyak air / cairan di permukaan , baik sebagai lautan di permukaan maupun di bawah tanah. Mungkin tidak ada daratan pada jenis planet jenis tersebut.

Ice Giant adalah exoplanet yang terdiri dari senyawa yang mudah menguap seperti air, metana dan amonia, tetapi bukan gas seperti hidrogen dan helium seperti yang dimiliki Jupiter dan Saturnus. Disebut sebagai planet es / berselimut es di permukaannya.
.

Pencarian untuk kembar Bumi terus berlanjut.

Juni 2019, para astronom mengumumkan penemuan planet paling mirip Bumi yang ditemukan pada waktu itu, yang mengorbit di sebuah Bintang yang dinamai bintang Teegarden, bintang katai merah hanya berjarak 12,5 tahun cahaya. Planet ekstrasurya, yang disebut Planet Teegarden b, telah diberi peringkat 95% pada Earth Similarity Index atau ukuran dan bentuknya hampir tepat seperti Bumi 2.0.

April 2020 Paul Scott Anderson dari EarthSky, menulis sebuah penemuan exoworld yang baru ditemukan berdasarkan data Kepler dan diberi nama Planet Kepler-1649c.
Jaraknya 300 tahun cahaya dari Bumi, dan merupakan dunia seukuran Bumi yang berpotensi dihuni, salah satu yang paling menjanjikan.

Deteksi exoplanet dilakukan oleh teleskop yang berbasiskan Bumi dan luar angkasa.
April 2020, teleskop Kepler tidak lagi aktif mencari planet baru dan sudah dipensiunkan oleh Nasa.
Teleskop TESS saat ini aktif dalam menemukan exoplanet.

Desember 2019, Badan Antariksa Eropa (ESA) meluncurkan pesawat ruang angkasa CHEOPS, dirancang untuk lebih mengkarakterisasi planet ekstrasurya yang sudah dikenal.
Teleskop berbasis-Bumi seperti European Extra-Large Telescope (ELT) Eropa, teleskop terbesar di dunia, saat ini sedang dibangun di Chili, akan dapat menganalisis atmosfer planet ekstrasurya secara langsung dan mengidentifikasi tanda atau jejak bio di permukaan planet yang dianalisa seperti adanya oksigen dan gas metana.

Intinya: Exoplanet adalah dunia yang mengorbit bintang yang jauh dari tempat kita.

Berita terkait
Planet KOI-456.04 ditemukan dan dikonfirmasi, berada di zona layak huni. Planet mengorbit ke sebuah bintang seukuran matahari. Disana tidak terlalu panas hanya selisih 10 derajat Celcius dari rata rata suhu di Bumi. Walau ukurannya 90% lebih besar, peneliti menyebut planet memiliki permukaan cairan dimana tidak terlalu panas dan dingin.

Misi Kepler telah berakhir, ditemukan banyak planet dan disebut Super Earth. Dari semua yang ditemukan apakah ada satu planet yang tepat untuk kehidupan, khususnya untuk manusia. Peneliti mengatakan tidak. Ukuran planet yang berbeda dari Bumi akan berbeda. Apa saja  yang dimaksud berbeda.



Galaksi XMM-2599 disebut sebagai monster galaksi. Ketika alam semesta baru kurang dari 1 miliar tahun. Disana terus membentuk bintang baru yang sangat cepat. Mencapai 1000 bintang pertahun. Masalahnya kemana galaksi tersebut sekarang, terhintung waktu saat ini adalah 13,8 miliar tahun setelah big bang

Planet terdiri dari planet berbatu, planet gas. Lalu berapa batas ukuran planet, bahkan menjadi sebuah bintang..Bila kandungan gas sebuah planet setara 80x massa Jupiter, dipastikan disana akan menjadi sebuah bintang. Tetapi dengan massa 13x dari massa Jupiter saja, sudah dapat membentuk bintang yang dinamai bintang kerdil katai coklat. Bedanya bintang kelas tersebut tidak mampu menghasilkan panas.

Kalau di tanya berapa jauh jarak 1 tahun cahaya itu. Bukan berarti satu sinar menempuh perjalanan selama 1 juta tahun, dan jaraknya menjadi sangat jauh. Berapa tepatnya jarak 1 tahun cahaya. Cahaya memiliki kecepatan dan dihitung dalam satuan cahaya. Animasi dari kecepatan cahaya, sangat cepat di bumi. Tapi di ruang angkasa terlihat sangat lambat.

Gravitasi lensa disebabkan cahaya terhalang sebuah black hole, membuat benda seperti galaksi mengalami pembesaran cahaya. Dimana letak gravitasi lensa, gambar dari teleskop Hubble memperlihatkan bidang yang sangat kecil. Bila di perbesar akan terlihat kelompok galaksi Abell S1063, dimana galaksi dibelakangnya muncul. 2 galaksi J2211-3050, satu galaksi muncul 4 gambar dengan berbeda jarak 7 - 20 miliar tahun cahaya. Nov 2019 PSZ1 G311.65-18.48 muncul sampai 12 kali

Seberapa besar alam semesta, dapat dilihat dengan membagi beberapa bentuk struktur raksasa. Dari planet yang dikira sebuah bintang, kumpulan galaksi yang bergabung menjadi kluster galaksi, cahaya ditengah galaksi yang disebut Fermi Bubble, sampai Supervoid atau wilayah dingin yang berada di tengah alam semesta tapi ilmuwan tidak tahu mengapa tempat tersebut relatif kosong.



Planet K2-18b ditemukan tahun 2015, memiliki orbit di zona habitat. Ditemukan oleh teleskop Kepler ketika planet transit di depan bintang. Mengorbit ke bintang kerdil merah atau Red Dwarf Star setiap 33 hari. Awalnya planet terlihat cocok untuk manusia. Tetapi penelitian lebih lanjut. Itu adalah Water World.

M3 adalah gugus bola paling terang yang dapat diamati oleh teleskop. Ada sebagian bintang berwarna biru terang. Artinya usia bintang tersebut lebih mudah dan lebih aktif dibanding bintang lain di sebelahnya. Tidak sampai disana, bintang bintang tersebut layaknya bintang vampire. Dan mencuri gas hidrogen dari bintang yang lebih tua.

Update dugaan planet X ditemukan, diberi nama VG18, memiliki orbit ekstrem dan masuk dengan orbit Trans Neptunus. Planet RR245 orbit 700 tahun dan UZ224. Benda yang melintang ke atas Drac dan Niku Berapa jumlah planet di tata surya kita.Untuk ukuran planet besar, setidaknya ada 9 planet. Tapi total tidak jelas ada berapa planet yang mengorbit ke di tata surya kita, mungkin nanti menjadi 17 atau 18 planet.

Matahari adalah sebuah bola gas raksasa. Masuk sebagai bintang ukuran G2, sedikit lebih besar dari bintang terbanyak di galaksi Bima sakti. Usianya 4,5 miliar tahun, disebut usia remaja. Tornado matahari bukan berputar tapi naik ke atas. Lalu apa yang dimaksud dengan Bintang.

Bila melihat data alam semesta mungkin kita akan kaget. Dalam 10 tahun terakhir manusia baru bisa menjawab beberapa pertanyaan. Galaksi Bima Sakti berada di Laniakea, dan galaksi kita hanya sebagian kecil dari isi alam semesta. Ukuran paling tepat saat ini, jarak Bumi ke tepi galaksi adalah 66 ribu tahun cahaya.

Benda antariksa terbesar berdasarkan kategori. Bumi pernah di tabrak  meteor seukuran 10km dan memusnakan dinosaurus. Bila asteroid Ceres berukuran 1000km nyasar ke bumi. Struktur terbesar dengan nama BOSS memanjang 1 miliar tahun cahaya. Kenyataannya ada yang sangat besar sekali.

Yang berukuran sedang saja masih 90x lebih besar dari Matahari. Dan masih ada bintang Antares sejauh ini ukurannya sebagai bintang paling besar yang pernah dipelajari saat ini. Semua ada di galaksi Bimasakti. Bintang adalah sebuah gas, dan membentuk cahaya karena di dalam intinya terjadi fusi nuklir. Dan ukuran bintang serta usia bintang dengan perubahan bentuk



Bintang pulsar adalah bekas bintang mati yang memadat menjadi sebuah bintang yang sangat padat. Membayangkan kepadatan bintang pulsar seperti memadatkan gunung Everest seukuran ransel. Apakah mahluk hidup bisa tinggal di sekitar bintang Pulsar

Beberapa hal tidak biasa di bumi ini dapat dilhat pada kehidupan sehari hari. Seperti bulan tidak jatuh ke bumi, air yang mudah menguap dalam kondisi panas. Atau posisi putaran badai berbeda antara di area utara dan selatan. Mengapa bulan tidak pernah menabrak Bumi

Karena lensa gravitasi dari galaksi lain, Hubble menemukan 3 galaksi tersembunyi. Diperkirakan jaraknya mendekati 500 ribu tahun setelah terjadi Big Bang atau pembentukan alam semesta. Karena sangat jauh sekalee, bentuknya masih berwarna merah samar.

3 peneliti dari institusi Perimeter memberi masukan baru tentang alam semesta. Bagaimana sebelum terjadinya Big Bang, munngkin kita berasal dari dimensi yang lain. Bagaimana kejadian sebelum Big Bang

Masih di dunia Kosmos, penemuan dari astronom di ESO memberikan beberapa gambar paling menarik tahun ini. Dari nebula sebagai tempat pertumbuhan bintang dan bintang Abell 33 dengan bentuk cincin.

Matahari adalah bintang, Jupiter merupakan planet terbesar di tata surya. Disusul nomor 2 planet Saturnus dengan cincin. Uranus dan Neptunus menjadi planet ke 3 dan 4 tidak sampai sepertiga ukuran Saturnus. Bagaimana dengan ukuran bumi.

Video 7 menit menceritakan perubahan terjadinya bumi dengan infografik. Di ringkas apik dari pembangun piramid 4000 tahun lalu sampai konstruksi saat ini. Mengambarkan kehidupan awal manusia dan mahluk hidup, lalu maju ke masa depan.

Mengapa planet dekat matahari lebih kecil dan menjauh terjadi planet besar. Materi yang dekat dengan bintang umumnya memiliki kandungan batu dengan material metal. Sedangkan planet diluar seperti Jupiter memiliki kesempatan menarik lebih  material seperti gas.

Dijelaskan secara ilmiah dengan kehidupan di bumi dan kapan akan berakhir. Planet bumi tetap akan menghadapi kehancuran dalam beberapa ribu tahun sampai miliaran tahun kedepan. Semua planet suatu hari akan bubar. Termasuk skala galaksi, kedepan akan tetap hancur.

Tapi ada miliaran bintang yang membentuk alam semesta. Tidak semuanya sama, bahkan beberapa bentuk sangat unik. Melihat dari foto mereka memang menarik, tapi tidak menarik bila melihat dampak terjadinya disana. Seperti apa penampakan benda aneh di alam semesta.

Ilmuan sering mencari planet yang cocok dengan ekosistem bumi. Kebanyakan yang dipilih adalah ukurannya. Tetapi banyak planet berukuran seperti bumi jauh dari kata cocok. Diawali dari planet Venus tentu tidak ada yang mau tinggal disana

Ilmu astronomi untuk membayangkan sebesar apa sebuah galaksi. Bayangkan tata surya itu hanya sebesar pasir, lalu letakan pasir di sebuah rumah ibadah . Dikalikan seribu kali ruangan rumah ibadah itulah ukuran sebuah galaksi, atau mungkin lebih besar lagi

Mengunakan camera InfraRed. Hasilnya berbeda dengan tayangan biasa. Resolusi mencapai 70MB




No popular articles found.
< /body>