Mikroskop elektron melihat bentuk virus Covid-19 atau SARS-CoV-2


Technology | 15 April 2020

NIAID atau National Institute of Allergy and Infectious Diseases Amerika telah melakukan penelitian tentang Covid-19 dan mempublikasi bentuk virus sejak Februari 2020.

NIAID adalah salah satu dari 27 lembaga penelitian di Maryland Amerika. Salah satu tugasnya mengidentifikasi bentuk penyakit termasuk patogen. Dan membantu badan lain seperti lembaga pembuat vaksin.

Membuat foto bentuk virus yang sangat kecil diperlukan mikroskop elektron.

Walau gambar dari mikroskop elektron hanya mengabadikan warna hitam putih. Perlu proses lebih lanjut untuk mengenal bentuk benda yang sangat kecil seperti partikel berbahaya tersebut, dimana peneliti dapat memberikan warna dari objek yang  ditemukan.

Mengapa virus tidak memiliki warna.

Ukurannya terlalu kecil, sampai batas tertentu peralatan mikroskop analog / optik melihat pembesaran objek sampai titik tertentu.
Objek yang kecil beberapa ratus nm tidak memantulkan cahaya.
Ilmuwan mengunakan teknik lain, dengan memantulkan elekron (atau partikel lain) kepada benda yang kecil tersebut.
Teknik ini lebih mirip seperti sonar sebagai teknologi mikroskop elektron.

Warna adalah pola panjang gelombang cahaya pada suatu zat.
Misalnya, rumput menyerap cahaya merah (570-750 nm) dan cahaya biru (380-495 nm) tetapi memantulkan warna hijau (495–570 nm).
Stroberi memantulkan warna merah tetapi menyerap warna hijau dan biru.
Sebagian besar virus berukuran antara 20 dan 300 nm, lebih kecil dari semua panjang gelombang yang terlihat, sehingga mereka tidak memantulkan banyak cahaya yang terlihat. Mereka tanpa warna dalam arti yang lebih mendasar yaitu abu-abu.

Mikroskop elektron dapat melakukan pembesaran sampai sejuta kali seperti melihat virus atau bakteri. Secara teknik seperti melihat proyeksi dari benda yang akan di observasi, mengunakan elektro statik dan elektro magnetik untuk mengatur pencahayaan untuk ditampilkan lebih besar.

Mengapa diperlukan elektron untuk melihat benda yang sangat kecil. Spektrum warna tidak akan dipantulkan oleh benda yang sangat kecil, artinya mata manusia tidak dapat melihat visual langsung walau mengunakan pembesaran secara optik.



Mikroskop elektron mampu melihat benda yang lebih kecil dari antara rentang 10mm sampai 0,1nm. Dimana ukuran virus berada pada 10-200nm, dan bakteri antara 100nm - 1mikron.
Mickrosp elektron juga dapat melihat sampai tingkat atom.

Mikroskop elektron memerlukan energi atau power, sedangkan mikroskop optik memerlukan cahaya ketika objek diletakan di bawah sinar untuk dilihat.
Mikroskop elektron tidak dapat melihat langsung objek yang diteliti. Mengunakan partikel yang dipantulkan ke sensor sampai menjadi gambar.
Dibutuhkan peralatan untuk mentramisi objek ke layar monitor atau merekam gambar dengan mikroskop elektron.

Berbeda dengan mikroskop analog atau optik, ilmuwan dapat melihat langsung dengan mata atau mengunakan camera. Tetapi kemampuan mikroskop optik terbatas dibanding pembesaran mikroskop elektron.

Mikroskop optik dapat membesarkan gambar sampai 2000x, atau setidaknya hanya sampai 200nm dalam difraksi mikroskop optik.
Manusia hanya dapat melihat panjang gelombang sampai 400nm. Jadi virus yang berada di ukuran 100nm tidak pernah terlihat oleh mata langung maupun bantuan optik.

Mikroskop elektron mampu membesarkan gambar sampai 400.000 kali lebih pendek dari gelombang cahaya yang tampak.
Sehingga dapat membesarkan sebuah objek sampai 10.000.000x.

Perbandingan, kiri adalah bentuk yang dilihat langsung mengunakan mikroskop cahaya atau analog. Terbatas sampai bagian benang fiber utama.
Kanan adalah pembesaran 4000x gambar lebih detil objek serat nano fiber dapat terlihat mikroskop elektron.

Perbedaan mikroskop cahaya dan mikroskop elektron

Apa saja yang dapat dilihat mikroskop elektron

Apa saja sebenarnya dapat dilihat oleh mikroskop elektron. Tapi kemampuan utama ketika mikroskop optik tidak dapat lagi membesarkan benda yang terlalu kecil.

Microskop elektron melihat benda terkecil

Mikroskop elektron SuperSTEM setidaknya ada 3 di dunai. Mampu memperbesar gambar 1 juta kali ukuran rambut manusia.
Dapat melihat atom, mikroskop elektron mengunakan elektron yang ditembakan.
Panjang gelombang elektron jauh lebih pendek dari batas foton (cahaya yang dilihat manusia).
SuperSTEM dapat melihat satu atom.

Mikroskop elektron Hitachi spasial 0,1nm dengan sudut kemiringan.

Jenis mikroskop elektron berbeda beda.
Karena pengamatan tidak secara langsung dibanding mikroskop optik

Mikroskop elektron mengunakan panjang gelombang pendek sebagai sumber radiasi penerangan / cahaya citra gambar.



Transmission electron microscopes (TEM)
TEM generasi pertama mikroskop elektron, dapat melihat benda sampai ukuran 100nm.
Generasi di jaman modern model mikroskop eletrkon TEM dapat melihat 0,1nm atau pembesaran 1 juta kali dengan objek yang harus dibuat sangat tipis.

Peneliti dapat melihat objek langsung seperti mengunakan camera atau direkam dan ditampilkan ke monitor untuk pengamatan.

Scanning tunneling microscopes (STEM)
Pengembangan dari teknik TEM. Elektron menembus spesimen, dengan optik elektron fokus pada sudut yang sangat sempit untuk melihat objek.
Dapat menembus spesimen yang diteliti, dan objek di scan dari satu sisi ke sisi lain seperti proses gambara tv CRT.

Scanning electron microscopes (SEM)
Digunakan untuk mempelajari permukaan sel, atau objek kecil dalam bentuk 3 dimensi. Penelitian medis umum mengunakan tipe SEM

Hanya dapat dilihat dengan pantulan sensor ditektor yang menangkap bentuk objek dan gambar yang dipantulkan menjadi citra gambar seperti dilihat ke layar monitor.
Dapat melihat struktur permukaan sel dalam bentuk 3 dimensi.

Mikroskop ESEM
Ketika teknologi SEM dan TEM tidak dapat melakukan pengamatan, dapat mengunakan tipe mikroskope ESEM bila bahan yang harus diteliti tidak boleh rusak.
Dengan ESEM peneliti dapat melihat secara terus menerus perkembangan pada objek yang hidup.

Mikroskope Reflection electron microscope (REM)
Menjadi pengembangan tipe TEM. Namun yang diamati dari pantulan elektron pada permukaan objek.

Beberapa bentuk bakteri dan virus di publikasikan oleh badan tersebut. Termasuk Ebola, Ecoli, Eczema, Hepatitis, dan lainnya sebagai gangguan terhadap tubuh manusia. Dapat dilihat bentuknya mengunakan mikroskop tipe elektron

Foto dibawah ini hanya dapat diabadikan dengan mikroskop elektron yang diteliti oleh NIAID.

Foto Mikrograf elektron transmisi partikel virus SARS-CoV-2

Bentuk virus yang diambil dari pasien yang di isolasi.
Gambar diambil dan ditingkatkan warnanya oleh LAB NIAID Integrated Research Facility (IRF) di Fort Detrick, Maryland.

Click gambar untuk memperbesar.

Novel Coronavirus SARS-CoV-2

Gambar dari mikroskop elektron ini menunjukkan SARS-CoV-2 (berwarna kuning)

Dikenal juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus COVID-19 muncul dari permukaan sel (biru / merah muda)

Novel Coronavirus SARS-CoV-2

Gambar mikroskop elektron ini menunjukkan SARS-CoV-2 (benda bulat kuning) muncul dari permukaan sel yang dikembangkan di laboratorium.

Novel Coronavirus SARS-CoV-2

Bentuk virus Corona, disebut korona seperti adanya mahkota di bentuk Matahari ketika terjadi Gerhana. (Foto Maret 2020)

Novel Coronavirus SARS-CoV-2



Gambar mikroskop elektron ini menunjukkan SARS-CoV-2 (benda bulat emas) yang muncul dari permukaan sel di laboratorium.

Bentuk seperti paku di tepi luar partikel virus memberi nama coronavirus, seperti mahkota yang dapat mentramisikan ke sel sehat dan berkembang menjadi virus baru. Kredit: NIAID-RML

Novel Coronavirus SARS-CoV-2

Dibawah ini foto lebih tajam dengan virus yang menginfeksi tubuh manusia, diambil dari pasien yang terinfeksi.

Warna hijau bagian sel normal, dan warna ungu adalah SAR-COV-2. Terlihat virus dengan warna ungu sangat menginfeksi sel dan menjadi koloni virus, diambil dari pasien.

Novel Coronavirus SARS-CoV-2 .

Sel Vero E6 berwarna biru, ketika terinfeksi oleh virus SARS-COV-2 berwarna kuning dengan infeksi sangat berat.

Novel Coronavirus SARS-CoV-2 .

April 2020
Sementara tim medis melakukan penelitian dengan kasus COVID-19 A.S. Dimana sebagian besar mengandalkan tes molekuler untuk menentukan keberadaan virus di saluran pernapasan seseorang menggunakan cotton swab noninvasif.

Teknik test berbasis Swab dengan kapas adalah cara paling efektif dan cepat ketika seseorang masih terinfeksi.

Tetapi pemeriksaan Swab tidak dapat mengetahui apakah seseorang pernah terinfeksi, atau telah sembuh.

Dengan test antibodi, Matthew MD MS peneliti utama NIAID mengatakan dengan menganalisa darah seseorang, kita dapat menentukan apakah seseorang pernah terinfeksi Covid-19 sebelumnya.

NIAID juga memeriksa adanya antibodi dari protein IgG dan IgM anti-SARS-CoV-2 S, sekaligus peneliti dapat mengevaluasi kekebalan dari para relawan.

Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat menemukan jawaban, ketika seseorang tidak terinfeksi parah, dan tidak perlu di rawat inap. Test dilakukan pada bulan April 2020.

Maret 2020
Penemuan Coronavirus baru yang dapat hidup dalam waktu jam di permukaan elemen
Stabilitas SARS-CoV-2 mirip dengan Virus SARS asli sebelumnya.

17 Maret 2020
Virus yang menyebabkan penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) stabil selama beberapa jam hingga berhari-hari di aerosol dan permukaan, menurut sebuah studi baru dari National Institutes of Health, CDC, UCLA dan ilmuwan Universitas Princeton dalam The New England Journal of Medicine.

Para ilmuwan menemukan bahwa coronavirus sindrom pernapasan akut (SARS-CoV-2) terdeteksi dan bertahan di beberapa material.

Aerosol hingga tiga jam
Empat jam dipermukaan tembaga
24 jam pada permukaan karton
Dua hingga tiga hari pada plastik atau besi tahan karat.

WHO mengatakan, tidak ada alasan untuk percaya suhu panas dan dingin dapat menghindari dari virus Corona.
Pengering tangan, mandi air panas, mandi air dingin, lampu UV dan metode lain kemungkinan tidak akan mencegah. Termasuk orang yang menyiram tubuhnya dengan alkohol atau klorin. Akan berdampak bagi tubuh manusia lebih buruk seperti iritasi kulit.

Hidup bersih adalah satu satu cara paling efektif memutus mata-rantai penyebaran.

Hasilnya penelitian dapat memberi informasi penting tentang stabilitas SARS-CoV-2, dan memberi informasi bahwa orang mendapat virus melalui udara atau setelah menyentuh benda yang terkontaminasi.

Studi NIH berusaha meniru hidupnya virus yang tersembunyi dari orang yang terinfeksi ke permukaan sehari-hari di lingkungan rumah sampai rumah sakit, seperti melalui batuk dan menyentuh benda.

Para ilmuwan kemudian menyelidiki berapa lama virus tetap menular pada permukaan tertentu.


    Jika viabilitas kedua coronavirus serupa seperti Cov1 dan Cov2 terlihat mirip, mengapa SARS-CoV-2 menghasilkan lebih banyak kasus?

Bukti menunjukkan ketika orang yang terinfeksi SARS-CoV-2 kemungkinan juga menyebarkan virus tanpa sadar dirinya telah terinfeksi, atau sebelum mereka tahu tanpa merasakan gejala berarti.

Ini membuat langkah-langkah pengendalian / pencegahan mengunakan teknik virus pertama SARS-CoV-1 menjadi kurang efektif terhadap CoV-2.

Perbedaan penularan SARS-CoV-1, sebagian besar kasus sekunder penularan virus tampaknya terjadi dalam sebuah komunitas.

Temuan tim NIAID dapat menjadi panduan dari para profesional kesehatan untuk menggunakan tindakan pencegahan yang serupa dengan influenza dan virus pernapasan lainnya untuk mencegah penyebaran SARS-CoV-2.

Dibawah ini tip dari NIAID untuk menghindar infeksi CoV-2

    Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
    Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut Anda.
    Tetap di rumah saat ketika seseorang merasa sakit.
    Tutupi batuk atau bersin dengan tisu, buang tisu ke tempat sampah.
    Bersihkan dan desinfeksi benda dan permukaan yang sering disentuh menggunakan semprotan pembersih rumah biasa.

Dengan pencegahan tersebut, diharapkan Corona tidak menyebar terlalu jauh. Dan perlahan infeksi ke manusia dapat berkirang sampai ke titik 0.



Sumber www.niaid.nih.gov

Foto Flicker NIAID yang dipublikasikan

Berita terkait
Produsen kendaraan Ford menemukan teknik untuk membersihkan kendaraan dari pategen. Tahap awal masih di uji coba dengan pemanas di kabin kendaraan. Kedepan bisa saja digunakan untuk kendaraan taksi online sebagai satinasi dari sistem pemanas mesin mobil.

Qualcomm FastConnect 6900 dan 6700 disebutkan memiliki kelambatan rendah untuk koneksi WIFI dan Bluetooth. Memberikan kecepatan untuk koneksi suara dan musik melalui wireless. Chip FastConnect 6900, WIFI6e mengunakan frekuensi 6Ghz, dapat mengirim data 3,6Gbps. Dan  Chip FastConnect 6700 mengunakan kecepatan tranfer 3Gbps.



Virus tahan udara panas, tidak selalu. Berkumpul bersama keluarga besar lebih berbahaya. Lebih efektif membersihkan, jaga jarak dan paling efektif berada di rumah. Virus baru Covid 2019 baru teridentifikasi 31 Desember 2019. Mirip keluarga SARS. Jenis strain lain Covid-19 ada yang berbeda, dan beberapa strain paling berbahaya karena cepat mengambil alih sel sehat

Virus, disini bukan berbicara virus computer. Tapi kesehatan dan penyakit terhadap manusia. Virus memiliki kemampuan melakukan replika tapi membutuhkan induk atau inang sel. Hal ini membedakan antara virus dan bakteri. Media menyebut virus kolera, apakah virus dan bakteri sama.

Pembangunan teleskop dengan sensor dan lensa terkuat. Teleskop Large Synoptic Survey Telescope (LSST) nanttinya akan berdiri di Chile. Smartphone tahun 2020 akan memiliki sensor 100Mpix, camera profesional 100Mpix. Yang ini memiliki ketajaman 3,2Gpixel atau setara memasukan gambar 1500 video HD.

Tahun 1965 ketika dua ilmuwan Arno Penzias dan Robert Wilson sedang mencari jawaban, adanya sinyal yang diterima oleh antena radio milik Bell Labs. Penemuan mereka digunakan untuk teleskop Cobe, WMAP dan paling detil Planck dalam pemetaan alam semesta

Beberapa tahun ini muncul produk Router WIFI Premium. Router game dengan harga lebih mahal dibanding Router standar. Apa kelebihan Router Game, salah satu komponen dengan CPU dan RAM. Bagian penting router pada pengaturan setting prioritas pada aplikasi dan menekan kelambatan akses internet.



Landasan pesawat dapat dibangun lebih dari 1. Bahkan landasan airport tersibuk memiliki 3 atau lebih landasan pesawat. Jarak antara landasan tidak kurang dari 1,3km bila dibangun paralel. Agar pesawat dapat landing bersamaan. Arus angin terlalu kencang, pilot harus memutuskan mendarat di bandara lain.Istanbul Airport selesai dibangun dengan 4 landasan

Satelit cuaca GOES-16 dan GOES-17 mampu mengambil gambar setiap 30 detik. 2 satelit cuaca memantau secara realtime petir di permukaan Bumi, meningkatkan peringatan dini dengan badai dan tornado dan kondisi cuaca lainnya.

Telepon satelit memiliki jangkauan yang tidak bisa dipenuhi oleh telepon biasa. Setidaknya ada 2 tipe jaringan telepon satelit. Dari sistem satelit orbit rendah, dan sistem GeoSnyc posisi satelit. Bentuk telepon satelit saat sudah diperkecil, yang mahal untuk koneksi internet atau menghubungkan ke opeator lain.




No popular articles found.
< /body>