Camera smartphone video 8K hanya strategi pemasaran - mengapa


Shortstory | 13 April 2020

Video 8K di smartphone adalah salah satu alat pemasaran produk

Ketika semua semakin cepat, setidaknya di awal tahun 2020. Sensor camera 48MP, disusul 64MP dan terakhir 108MP

Kedepan masih ada lagi wacana akan dibuat camera dengan sensor super tinggi 152MP bahkan 192MP untuk smartphone.

Media menyebut “hardware stacking” hanya menumpuk perangkat hardware di smartphone. Kadang teknologi terlalu canggih belum tentu digunakan oleh penguna.

Satu lagi yang mungkin tidak masuk akal bagi penguna ada di procesor Snapdragon 865. Procesor yang sangat mahal di kelas high end dengan kekuatan super.

Procesor mampu merekam video sampai resolusi 8K. Dengan teknologi storage dan DDR mobile kecepatan tinggi terbaru, mengalahkan sebuah computer.

Bayangkan saja, untuk computer standar /  notebook mungkin menanyangkan gambar 4K saja sudah berat.

Banyak penguna tidak terlalu optimis untuk camera smartphone yang merekam resolusi 8K.

Walau terlihat teknologi baru, sebenarnya tidak berguna. Alasannya, smartphone akan kepanasan, bahkan crash.

Karena beban merekam video 8K sangat memberatkan kinerja perangkat. Jadi apa yang kita harapkan dengan resolusi sangat tinggi.



Ketika Galaxy S9 tampil dengan kemampuan merekam video 4K 60 fps. Teknologi tersebut menjadi titk penting dalam penjualan, sekrang sudah dapat diterima.
Walau kenyataannya merekam video 4K di frame tersebut dibuat terbatas sampai 5 menit pada smartphone.

Galaxy S20 mampu merekam video 8K dengan frame rate 24fps. Mau tahu berapa kapasitas video yang dihasilkan dalam durasi rekaman video 8K

Dalam 1 menit saja menghabiskan storage 600MB. Jadi setara bit rate 10MB perdetik untuk video 8K
Bila penguna Galaxy S20 merekam selama 5 menit video, total 3GB harus di simpan hasil rekaman video.
Jadi jangan berharap merekam video selama 15 menit, akan mencapai 9GB storage habis.

Seandainya ada yang tertarik membuat video resolusi super tinggi 8K dari smartphone. Pertanyaannya mau di putar dimana untuk melihat resolusi tinggi itu.
Jangankan computer desktop untuk mengedit. Untuk melihat saja masih sangat mahal, seperti monitor 8K atau TV 8K masih amat sangat mahal dengan pangsa pasara sangat sedikit

Itu saja opini tentang video recording 8K, bagaimanapun teknologi adalah pilihan. Mungkin 8K tidak untuk teknologi sekarang, mungkin nanti.

Berita terkait
Akhir tahun camera smartphone 150MP. Samsung Isocell Bright GW1 memiliki ketajaman 64 Megapixel, dengan ukuran 0.8um pixel. Samsung Sicocell Slim GH1 43MP. Isocell Bright HMX memang benar 100MP camera di smartphone mungkin tidak lama lagi

Procesor Huawei Kirin tancap gas ke 5G. Kirin 1020 5nm tahun ini diumumkan 5nm Cortex A77. Kirin 820 model procesor smartphone kelas menengah dengan 5G. Kirin 990 kebutuhan video 4K 60fps di smartphone. Huawei procesor Kirin 980 Arm Cortex A76 dan A55.. Mendukung 4G LTE Cat.18 dan Cat13 1,2Gbps download. Mengapa Kirin 990 masih mengunakan arsitek A76, walau ARM menyebut A77 lebih hemat 20% power.



Cara kerja sensor sidik jari Qualcomm 3D Sonic Max dengan 2 jari tangan. Sensor Capacitive yang umum digunakan di smartphone pemula dan menengah. Teknologi sensor sidik jari optik sebagaimodel kelas menengah ditempatkan di tengah layar. Lebih canggih sensor ultrasonik yang lebih akurat mengenal sidik jari.

Teknologi 3G dan 4G LTE, apakah teknologi 2G sudah di tinggalkan. Kemampuan terbatas untuk bicara serta mengirim pesan singkat dan internet lambat. Beberapa orang masih mengunakan bahkan tetap menyukai teknologi 2G dengan berbagai alasan. Apa saja alasannya

Pabrik Japan Display menampilkan sebuah teknologi monitor dengan ketajaman sangat tinggi. Mencapai 8K dan lebar monitor hanya 17 inci.  Menunjukan batas teknologi kerapatan panel LCD sampai 510 pixel per inci.

LG menyiapkan TV 4K dengan teknologi Triluminos. Memberikan 30% warna lebih baik dibanding TV LED biasa. Warna dihhasilkan dari quantum dot TV akan mendekati kualitas warna gambar TV OLED. Tapi harganya lebih murah.

The Consumer Electronics Association (CEA) baru mengumumkan pada 24 Juni 2014, tentang Ultra High-Definition atau TV 4K atau UHD TV. Termasuk monitor dan projektor dan TV di rumah.




No popular articles found.
< /body>