App Inarisk Who Covid-19 dan PeduliLindungi untuk perangi korona di Indonesia


Software | 10 April 2020


INARISK App 2020 April

Selagi berada di rumah, masyarakat dapat melakukan penilaian mandiri terkait perlu atau tidaknya melakukan tes cepat (rapid test) COVID-19 melalui aplikasi INARISK yang dibuat oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Melalui aplikasi ini, pengguna dapat mengisi sejumlah pertanyaan sesuai dengan kategori yang tersedia, yaitu pribadi, keluarga, dan desa. Oleh karena itu,diharapkan partisipasi dari masyarakat untuk peduli terhadap diri sendiri, keluarga dan di lingkungan tempat tinggal dalam rangka memutus rantai penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

“Kami butuh dukungan dari masyarakat yang ada di rumah, untuk lakukan penilaian mandiri untuk pribadi, keluarga, dan desa dengan aplikasi INARISK,” kata Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan dalam jumpa pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu (12/4).

Adapun untuk kategori pribadi, terdapat 21 poin pertanyaan terkait perilaku dan kebiasaan pribadi, potensi tertular di dalam dan luar rumah, penggunaan transportasi umum, masker, hingga daya tahan tubuh atau imunitas.

Lebih lanjut, di kategori selanjutnya, yakni keluarga, pengguna akan diminta untuk mengisi jawaban terkait pengetahuan mengenai COVID-19 bagi anggota keluarga, hingga lingkungan tempat tinggal.

“Apakah lingkungan rumah dekat dengan titik kumpul masyarakat banyak, padat penduduk, dan lainnya. Lalu ada pertanyaan terkait kondisi tempat tinggal,” kata Lilik.

Kemudian, aplikasi juga akan meminta penjelasan mengenai kebiasaan keluarga, rencana, kapasitas termasuk siapa saja anggota keluarga yang dinilai rentan seperti usia lanjut atau mengidap suatu penyakit kronis.

“Kemudian kebiasaan keluarga, rencana keluarga, kapasitas keluarga – termasuk ada anggota keluarga yang rentan seperti lanjut usia dan berpenyakit kronis,” ujarnya melanjutkan.

Sementara di kategori desa, 21 pertanyaan meliputi kesiapsiagaan desa, ketersediaan relawan, hingga bentuk pencegahan yang telah dilakukan seperti adanya ruang isolasi, penyemprotan disinfektan, tempat cuci tangan, dan lainnya.

“Akan ada pertanyaan juga mengenai penanganan COVID-19, seperti kerja sama desa dengan rumah sakit atau puskesmas,” kata Lilik.



Setelah pengguna mengisi sejumlah pertanyaan di atas, nantinya pengguna akan mendapatkan informasi terkait tingkat resiko masing-masing.

“Rekomendasi meliputi apa yang harus dilakukan setelah melakukan penilaian itu, lalu rumah sakit rujukan, dan lainnya,” ujar Lilik.

Dalam hal ini, BNPB meminta agar pengguna aplikasi mengisi data dan pertanyaan dengan jujur agar mendapatkan rekomendasi yang tepat. Lilik juga menjamin data pengguna bersifat rahasia.

Sebagai informasi terakhir, aplikasi ini sudah dapat diunduh melalui PlayStore untuk Android dan AppStore untuk iOS.



Aplikasi INARISK Android


Who Covid-19 dari WHO App 2020 Maret

Aplikasi WHO Who Covid-19 menjadi Who MyHealth.
Memberikan informasi jumlah infeksi, sampai menangani kebersihan di masyarakat.

Memberikan informasi yang benar, dan mitos dari beberapa informasi yang beredar di masyarakat. Seperti lampu UV bisa membunuh kuman seperti Coronavirus, ternyata tidak.


WHO Who Covid-19 Android

Aplikasi WHO Covid-19 veresi awal

Pedulilindungi App 2020 Maret

1.285 kasus virus korona positif di Indonesia dengan total kematian 114 pada 30 Maret 2020.

Dalam upaya untuk memutus penyebaran coronavirus baru di komunitas lokal, kementerian Indonesia telah mengembangkan aplikasi seluler yang akan dapat melacak  kasus COVID-19.

Kementerian Komunikasi dan Informasi Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan keduanya telah mengembangkan aplikasi lokal yang disebut PedulLindungi.

Aplikasi dimaksudkan untuk mendorong pengguna untuk mengumpulkan dan melaporkan informasi mengenai penyebaran COVID-19 dalam komunitas lokal mereka sendiri.



Aplikasi ini juga dimaksudkan sebagai cara untuk membantu pemerintah Indonesia dalam menemukan pasien yang dicurigai di seluruh negeri.

Dengan demikian, jika pengguna PeduliLindungi telah dekat dengan seseorang yang memiliki COVID-19, aplikasi akan dapat mengidentifikasi mereka dengan mudah.

Diharapkan aplikasi ini akan dapat membantu melacak riwayat perjalanan orang dan menutup kontak dengan orang lain.

Dan sistem akan dapat mengingatkan orang untuk berkonsultasi dengan bantuan medis profesional jika mereka kemungkinan mengidap virus corona.

"Kami sedang mempersiapkan sistem. Kami telah mengumpulkan rincian kontak dari kasus yang dikonfirmasi dan orang yang masuk daftar pengawasan. Satuan tugas (Covid-19) dapat melacak nomor telepon untuk mengetahui di mana mereka berada dan siapa yang mereka temui," National Juru bicara Badan Mitigasi Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan, menurut Asia One.

Sistem saat ini sedang menjalani stress test sebelum resmi diluncurkan pada 31 Maret 2020.

Informasi lebih lanjut dapat dilihat website resmi pedulilindungi.id

Anda dapat menginstall untuk mengamankan diri anda dengan mendownload melalui Play Store Telkom Tracer


Aplikasi PeduliLIngkungan Android

Keteterangan dari aplikasi PeduliLindungi Android
Pembuat aplikasi menyebut, mungkin aplikasi belum stabil karena masih tahap pengembangan.

PeduliLindungi adalah aplikasi yang dikembangkan untuk menghentikan penularan Coronavirus Disease (COVID-19). Aplikasi ini mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian agar penelusuran riwayat kontak dengan penderita COVID-19 dapat dilakukan.

PeduliLindungi menggunakan bluetooth anda untuk merekam informasi yang dibutuhkan. Pertukaran data akan terjadi ketika ada gadget lain dalam radius bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi.

PeduliLindungi selanjutnya akan mengidentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19 atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan). Hal ini akan sangat membantu ketika orang tersebut tidak dapat mengingat riwayat perjalanan dan dengan siapa saja dia melakukan kontak. Anda juga akan dihubungi oleh petugas kesehatan jika Anda pernah berada dalam jarak tertentu dengan penderita COVID-19 positif, PDP, dan ODP.

Lindungi diri anda dan yang tercinta dengan mengunduh PeduliLindungi.
Partisipasimu sangat berarti untuk menghentikan penularan virus corona di Indonesia.

PeduliLindungi didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Aplikasi akan mengakses
Location

    approximate location (network-based)
    precise location (GPS and network-based)

Photos/Media/Files



    read the contents of your USB storage
    modify or delete the contents of your USB storage

Storage

    read the contents of your USB storage
    modify or delete the contents of your USB storage

Other

    view network connections
    pair with Bluetooth devices
    access Bluetooth settings
    full network access
    run at startup
    prevent device from sleeping

Berita terkait
Call of Duty Warzone sudah bisa di download (11Mar20), yang liburan boleh di coba. Cara Install Warzone dari BattleNet. Dapat dimainkan sampai 150 gamer dalam satu peta. Mengunakan platform terbuka dari Computer PC, PS dan Xbox dapat bermain bersama. Disana pemain harus mengumpulkan point untuk bertahan, bila kalah harus menunggu sampai perlombaan selesai.

Banyak tipe masker, bagaimana kita mengetahui keamanan masker yang dipakai. Mencari tahu apa tipe masker apa yang harus dikenakan tidak begitu mudah. Mengunakan masker kain kadang membuat kita kesulitan bernapas.



Virus tahan udara panas, tidak selalu. Berkumpul bersama keluarga besar lebih berbahaya. Lebih efektif membersihkan, jaga jarak dan paling efektif berada di rumah. Virus baru Covid 2019 baru teridentifikasi 31 Desember 2019. Mirip keluarga SARS. Jenis strain lain Covid-19 ada yang berbeda, dan beberapa strain paling berbahaya karena cepat mengambil alih sel sehat

Virus, disini bukan berbicara virus computer. Tapi kesehatan dan penyakit terhadap manusia. Virus memiliki kemampuan melakukan replika tapi membutuhkan induk atau inang sel. Hal ini membedakan antara virus dan bakteri. Media menyebut virus kolera, apakah virus dan bakteri sama.

Dahulu seseorang yang berpergian harus memesan tikat jauh hari. Hari ini tinggal tekan dan tiket akan muncul. Salah satu kecepatan teknologi ternyata membuat efek negatif dengan perasaan kesal. Sisi buruknya hampir terjadi di sebuah aktivitas masyarakat. Untuk itu dapat kita pelajari, mengapa orang menjadi tidak sabaran.

Lingkungan anda bersih bahkan terlalu bersih. Maaf sistem kekebalan tubuh anda mungkin belum siap.Para ilmuwan Inggris menyarankan hubungan antara peningkatan kebersihan dan kondisi alergi - membuat sistem kekebalan tubuh kita menjadi tidak terlatih dengan baik. Ketika Medis dan kita salah

China belum mengirim sampel virus H7N9 ke rekan rekan mereka di luar negeri. Membuat badan kesehatan khawatir bila suatu hari virus kembali menjadi epidemi di seluruh dunia. Pemerintah China tidak berkomentar dengan sampel tersebut. Kerugian China menghabiskan 6 miliar dollar. Apakah keputusan lebih baik, Indonesia pernah mengalami hal serupa



Epidemik Ebola, pengemudi menolak membawa sampel darah.  Tim sepakbola menarik diri, pengendara sepeda dari Sierra Leone merasa tidak sehat dan di periksa. Ketika orang jatuh di jalan, tidak ada yang berani menolong.

Ini ide menarik, untuk membuat pelindung masker ternyata bisa mengunakan botol plastik bekas. Lalu di daur ulang menjadi masker penutup wajah. Mengunakan gunting, pelindung dari potongan plastik




No popular articles found.
< /body>